Breaking News:

Sektor Tambang dan Pertanian Memimpin Penguatan IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup menguat 0,66 persen atau naik 33,19 poin

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup menguat 0,66 persen atau naik 33,19 poin ke level 5.064,45.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menjelaskan, saham-saham pertambangan naik 3,21 persen dan pertanian naik 2,36 persen memimpin penguatan indeks sektoral.

"Adanya wacana pemotongan produksi batu bara guna mengimbangi pelemahan permintaan menjadi satu katalis saham-saham pertambangan naik secara optimis," ujarnya di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Baca: IHSG Berpeluang Koreksi, Investor Bisa Ambil Posisi di Saham-saham Ini

Sementara saham pertanian, terutama produsen naik setelah asosiasi minyak sawit Indonesia (Gapki) mengatakan bahwa konsumsi minyak sawit mentah domestik naik menjadi 3,6 persen sebesar 7,34 juta ton pada Januari hingga Mei.

Lanjar menyampaikan, meningkatnya konsumsi itu karena penggunaan wajib biodiesel B30 yang mulai di implementasikan.

Adapun, dia menambahkan, investor asing pada perdagangan hari ini melakukan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 44,10 miliar.

"Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) yang terbanyak dijual investor asing," pungkasnya.

Penulis: Yanuar Riezqi Yovanda
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved