Breaking News:

Gejolak Rupiah

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan, Rupiah Ditutup Menguat di Level Rp 14.833 per Dolar AS

Sempat melemah, rupiah di pasar spot akhirnya berhasil tampil perkasa di akhir perdagangan hari ini.

KONTAN/Fransiskus Simbolon
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sempat melemah, rupiah di pasar spot akhirnya berhasil tampil perkasa di akhir perdagangan hari ini. Kamis (17/9), rupiah spot ditutup di level Rp 14.833 per dolar Amerika Serikat (AS).

Alhasil, rupiah menguat 0,07% dibanding penutupan Rabu (16/9) di Rp 14.843 per dolar AS. Penguatan rupiah kembali terjadi setelah Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan alias BI 7 Day Reserve Repo Rate (BI7-DRRR) di level 4%.

Hingga pukul 15.00 WIB, Pergerakan mata uang di kawasan cenderung bervariasi. Di mana peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,28%. Disusul baht Thailand yang koreksi 0,25% dan rupee India melemah 0,22% terhadap the greenback.

Baca: Jaga Stabilitas Rupiah, Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di Level 4 Persen

Selanjutnya ada yuan China yang terdepresiasi 0,19%. Kemudian, ringgit Malaysia dan dolar Singapura yang melemah, masing-masing 0,15% dan 0,11%.

Sedangkan yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah naik 0,16%. Diikuti won Korea Selatan yang mengaut 0,15% terhadap dolar AS.

Berikutnya dolar Taiwan terapresiasi 0,03% dan dolar Hong Kong yang naik tipis 0,003%.

Artikel Ini Sudah Tayang di KONTAN, dengan judul: BI pertahankan suku bunga, rupiah ditutup menguat ke Rp 14.833 per dolar AS

Editor: Sanusi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved