Breaking News:

Wamendag: Transaksi Cashless Bantu Pulihkan Perdagangan Rakyat

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga optimistis sistem pembayaran cashless di pasar bisa membantu memulihkan perdagangan.

Fitri Wulandari
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga optimistis sistem pembayaran cashless di pasar bisa membantu memulihkan perdagangan.

Hal ini disampaikan Jerry saat mensosialisasikan sistem pembayaran non tunai di pasar Bersehati Kota Manado.

"Manfaatnya jelas, yaitu agar perdagangan bisa berlangsung terus, termasuk dalam masa pandemi ini. Dengan cashless kita bisa tetap menjalankan roda ekonomi dalam bingkai protokol kesehatan karena meminimalkan kontak antara pembeli dan pedagang." kaya Jerry dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Kamis (8/10/2020).

Baca: Kementerian Keuangan Terbitkan Aturan Baru Tata Cara Dapatkan Pinjaman dari Asing

Menurutnya, transaksi cashless adalah tuntutan zaman dan pandemi Covid-19 mengakselerasi hal tersebut.

Dengan beroperasinya perdagangan, kegiatan transaksi antar masyarakat tetap berjalan, sehingga secara ekonomi masyarakat tidak terlalu tertekan. 

Wamen mengingatkan bahwa pasar adalah indikasi ekonomi riil yang menyangkut konsumsi, distribusi dan konsumsi masyarakat. 

Jerry menekankan lagi transaksi cashless adalah pintu gerbang bagi proses perdagangan yang berbasis digital. 

Baca: Ramalan Zodiak Senin 5 Oktober 2020: Gemini Habiskan Waktu Bersama Keluarga, Pisces Atur Keuangan

Dengan mekanisme perdagangan digital, masyarakat bisa melakukan berbagai inovasi dalam aspek-aspek perdagangan seperti perluasan jaringan pasar, basis data konsumen, sistem logistik dan sebagainya. 

"Jadi ini adalah landasan transformasi perdagangan masyarakat. kita dorong masyarakat agar menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Dari situ nanti pasti akan ada peluang-peluang baru." kata mantan anggota Komisi I DPR RI tersebut.

Presiden Direktur Ovo Karaniya Dharmasaputra mengatakan, langkah ini sebagai upaya membantu pemulihan ekonomi nasional khususnya di Manado.

"Jadi, warga Manado sudah terbiasa dengan gawai dan internet. Tinggal disosialisasikan saja fitur cashless. Sangat mudah sekali dan sangat singkat, hanya butuh waktu sekitar 3-5 detik kita sudah bisa melakukan transaksi," urainya.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved