Breaking News:

Festival Pasar Rakyat Ajak Pedagang dan Masyarakat Melek Protokol Kesehatan

Gerakan Pakai Masker menjalankan kegiatan penyuluhan ke masyarakat termasuk di kawasan pasar agar berdisiplin menerapkan protokol kesehatan

Tribunnews/Irwan Rismawan
Pedagang menunggu pembeli di Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2020). Mayoritas pedagang produk tekstil di pasar tersebut mengaku mengalami penurunan omzet hingga mencapai 50 persen sejak diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Adira Finance Syariah kembali menggelar Festival Pasar Rakyat (FPR) 2020 yang berlangsung mulai November sampai hingga Desember 2020.

Penyelenggaraan FPR tahun ini menggandeng Gerakan Pakai Masker (GPM) dan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) dengan misi meningkatkan pemahaman para pedagang, mengenai pentingnya menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pasar.

Lewat kegiatan ini, masyarakat juga dikenalkan pada layanan digital melalui program edukasi, pelatihan dan pendampingan.

Direktur SDM & Marketing Adira Finance Swandajani Gunadi mengatakan, FPR 2020 berpartisipasi mengajak masyarakat komunitas pasar mencegah penularan virus Covid-19 melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan dan mengajak masyarakat pasar rakyat siap menuju era digital.

"Festival Pasar Rakyat sudah pernah kita selenggarakan sejak 2015.

Tahun ini digelar sebagai rangkaian HUT Adira Finance ke-30. Ada edukasi pencegahan Covid-19 dengan mengajak masyarakat pakai masker bekerja sama dengan Gerakan Pakai Masker di 30 lokasi pasar," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Satgas Covid-19: Kepatuhan Memakai Masker-Menjaga Jarak Saat Libur Panjang Cenderung Turun

Ketua Umum Gerakan Pakai Masker (GPM) Sigit Pramono mengatakan, Gerakan Pakai Masker menjalankan kegiatan penyuluhan ke masyarakat termasuk di kawasan pasar agar berdisiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Pasar penting tetap beroperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat," ujarnya.

FPR 2020 juga diisi dengan kegiatan pelatihan online di 6 kota mengenai pentingnya berdagang online.

Ketua Asparindo Joko Setiyanto mengatakan, kerja sama Adira Finance dan Asparindo bermanfaat utuk mengedukasi pedagang pasar petugas pasar dan masyarakat untuk menjaga kesehatan sehari-hari.

"Akibat pandemi, omset usaha pasar rakyat turun sampai 40 persen, namun kini kembali rebound ke 80 persen. Selama pandemi ini, masih sedikit orang yang datang lagi ke pasar tapi dengan adanya digitalisasi itu menjadi ekosistem," ujarnya.

Selain menargetkan pedagang dan ekosistem, FPR 2020 juga menggelar lomba fotografi virtual dan menulis kreatif dengan tema “Keberagaman di Pasar Rakyat #BangkitBersamaSahabat”.

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved