Breaking News:

Perusahaan Rintisan di Bidang Teknologi Bakal Ramaikan Pasar Modal

Perusahaan rintisan (startup) unicorn di bidang teknologi dinilai akan segera meramaikan pasar modal Indonesia.

Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan rintisan (startup) unicorn di bidang teknologi dinilai akan segera meramaikan pasar modal Indonesia.

Menurut Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Patria Sjahrir, pertumbuhan yang pesat akan mempercepat perusahaan-perusahaan tersebut untuk segera melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di BEI.

“Kalau menurut saya lebih cepat dari yang kita perkirakan, karena perusahaan-perusahaan ini memiliki pertumbuhan yang benar-benar bagus,” ujar Pandu dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Mandiri Capital dan Openspace Ventures Suntik Startup iSeller

Pandu mengatakan, masuknya perusahaan teknologi ke bursa saham akan berdampak positif bagi perkembangan pasar modal Indonesia.

Sebab, perusahaan rintisan tersebut telah menjadi bagian dari hidup masyarakat Indonesia seperti untuk sekadar memesan makanan dan belanja, yang semuanya sudah melalui online.

Presiden Komisaris SEA Group Indonesia ini juga menuturkan, saat ini merupakan kesempatan yang tepat bagi perusahaan rintisan untuk segera melakukan listing di bursa.

Baca juga: CMSE 2020 Virtual, Kepala BEI Maluku: Investor Saham Meningkat 19,5 Persen Per Agustus 2020

Salah satu alasannya, perkembangan teknologi yang pesat selama pandemi Covid-19 yang mengubah pola hidup masyarakat merupakan peluang yang bagus untuk perusahaan-perusahaan itu.

“Mau tidak mau, dibilang karena Covid banyak perusahaan e-commerce, logistik e-commerce, fintech, mengalami pertumbuhan yang sangat cepat karena orang hidupnya sudah berubah,” kata dia.

Selain itu, teknologi adalah aset kelas yang paling dicari oleh investor baik retail maupun institusi. Hal itu merupakan kesempatan emas karena perusahaan rintisan di bidang teknologi tersebut sedang memiliki demand yang tinggi.

“Ini sisi positifnya karena dengan ini semua, anda sebagai perusahaan akan makin kuat dan untuk pengolahan dana pun Anda bisa berbagai macam variety,” kata dia.

Seperti diketahui, BEI menetapkan akan mulai mencanangkan sistem electronic initial public offering (e-IPO) mulai Januari 2021 mendatang.

Baca juga: Bahlil: 35 Investor Asing Penolak UU Cipta Kerja Tidak Masuk Lewat Pintu BKPM dan BEI

Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI Fithri Hadi mengatakan, selain memberikan kemudahan terhadap calon emiten bursa, sistem e-IPO juga memberikan kemudahan bagi investor retail yang ingin berinvestasi di pasar perdana.

“Sistem e-IPO membuat investor retail bisa membeli di pasar perdana. Investor retail bisa membeli 15 persen di pasar perdana, supaya partisipasi retail lebih terakomodir. Bisa langsung beli di broker atau ke situs yang disediakan langsung oleh bursa,” kata Fithri.

Sumber: Kontan

BEI: IPO perusahaan teknologi akan terjadi lebih cepat

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved