Jumat, 24 April 2026

Inovasi Cara Bertahan di Tengah Cepatnya Perubahan Industri

ICQCC 2020 ini diikuti peserta dari berbagai negara diantaranya India, China, Zambia, Srilanka, Korea Selatan, Bangladesh, Singapura, Philipina dan RI

Kontan/Cheppy A. Muchlis
Bongkar muat semen di pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta (15/9/2014). Sampai akhir Agustus 2014, penjualan semen PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mencapai 16,64 juta ton. Realisasi penjualan pada Agustus 2014 itu tumbuh 3,5% dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar 16,09 juta ton. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim inovasi PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) meraih 10 penghargaan kategori Platinum pada ajang Internasional Convention on Quality Control Circles (ICQCC) yang diselenggarakan oleh Bangladesh Society For Total Quality Management (BSTQM) secara virtual dari Dhaka, Bangladesh. 

Penghargaan tertinggi pada ajang internasional tersebut masing-masing diraih oleh tim inovasi SIG, Selfie, The Minimize, 007_Win, Super Trye, Crosser, Interface, The Young Father, Miko, Golden Cooler dan Strong Crosbar. 

ICQCC 2020 ini diikuti peserta dari berbagai negara diantaranya India, China, Zambia, Srilanka, Korea Selatan, Bangladesh, Singapura, Philipina dan Indonesia.

Baca juga: Kemenparekraf Andalkan Inovasi dan Kolaborasi untuk Pulihkan Industri MICE

Direktur SDM dan Hukum SIG, Tina T. Kemala Intan mengatakan, penghargaan ini merupakan bukti SIG terus berupaya untuk meningkatkan mutu dan produktifitas Perusahaan melalui inovasi

“SIG mendukung segala bentuk inovasi yang dilakukan oleh karyawan dengan mendorong untuk menciptakan terobosan baru, membentuk wadah inovasi, mendampingi serta mengikutkan tim inovasi pada kejuaraan skala nasional maupun internasional. Pada ajang ICQCC 2020 SIG mengirimkan 10 tim inovasi dan semua tim meraih penghargaan kategori Platinum," terangnya dalam keterangan resmi, Rabu (9/12/2020). 

Lebih lanjut Tina T. Kemala Intan menambahkan, inovasi berpengaruh terhadap peningkatan kapabilitas Perusahaan yang akan membawa kemudahan, kecepatan, penghematan biaya dan memberikan nilai tambah dalam bekerja bagi Perseroan.

Selain itu inovasi karyawan menjadi keunggulan kompetitif bagi Perseroan dalam menghadapi persaingan industri yang kian ketat.

Baca juga: Medan Menjelma Jadi Prime Mover Industri MICE di Kawasan Barat Indonesia

“Perubahan industri terjadi sangat cepat, tidak ada cara lain selain berinovasi untuk mampu bertahan. Melalui semangat inovasi dan penghargaan internasional ini semoga kian mamacu karyawan untuk terus berinovasi dan menjadi budaya yang mampu meningkatkan daya saing Perusahaan menjadi yang terdepan,” jelas Tina. 

Ketua tim “The Minimize” Jayus Iswandi, mengaku bangga menjadi salah satu tim yang menerima penghargaan dalam ajang ICQCC 2020. Pihaknya mengangkat inovasi berjudul Mengeliminir Sumber Kebocoran pada Sistem Preheater & Raw Mill Tuban #3 serta Menurunkan Konsumsi Energi Listrik pada Kiln ID Fan & ESP Fan Sebesar 760 kWh selama 6 bulan. 

“Inovasi ini sudah diterapkan di Pabrik Tuban dan mampu menghasilkan benefit implementasi dari inovasi tersebut. Semoga kami terus dapat memberikan kontribusi bagi Perusahaan,” kata Jayus Iswandi.

Berita ini tayang di Kontan dengan judul: Tim inovasi Semen Indonesia (SMGR) raih 10 penghargaan kategori platinum ICQCC

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved