Breaking News:

Kadin Berharap UMKM Masuk ke Dalam Rantai Pasok Global

Rosan Roeslani menaruh harapan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat masuk ke dalam rantai pasok dunia.

HandOut/Istimewa
Rosan Roeslani. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani menaruh harapan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat masuk ke dalam rantai pasok dunia.

Hal itu disampaikan dalam dalam penandatanganan Naskah Nota Kesepahaman antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Agama tentang optimalisasi Peran Usaha Kecil dan Menengah Dalam Memenuhi Kebutuhan Haji dan Umrah, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Pengusaha Restoran: Biaya Sarana Protokol Kesehatan Bagian dari Investasi Bukan Pemborosan

“UMKM Indonesia harus bisa menjadi bagian dari rantai pasok dunia yang keberadaannya bisa memberikan asas manfaat yang lebih besar untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ucapnya.

Rosan menegaskan kolaborasi ini sepatutnya bukan cuma membuka terobosan dalam bidang ekspor untuk negara Arab Saudi, tetapi juga kepada negara-negara di Timur Tengah lainnya.

“UMKM berperan sangat signifikan dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia dengan kontribusi 60 persen terhadap PDB dan dari segi penyerapan tenaga kerja juga sangat tinggi mencapai lebih dari 90 persen,” imbuhnya.

Namun semenjak pandemi Covid-19 melanda dunia, UMKM menghadapi tekanan yang sangat besar dan sangat cepat.

Melalui ekosistem digital diharapkan UMKM dapat kembali menjadi backbone bagi perekonomian nasional.

Ditargetkan sebanyak 30 juta pelaku usaha sudah melek digital sampai tahun 2024.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved