Breaking News:

Penanganan Covid

Astindo Nggak Kaget Banyak Pengusaha Jual Hotelnya, Ini Alasannya

Menurut Astindo, krisis ekonomi akibat pandemi corona betul-betul menghantam ekosistem pariwisata di Indonesia.

Pixabay
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Anton Sumarli mengaku sudah mendengar kabar pengusaha hotel yang menjual asetnya imbas pandemi Covid-19.

Dia menilai, hal tersebut wajar karena krisis ekonomi akibat pandemi corona betul-betul menghantam ekosistem pariwisata di Indonesia.

"Saya kan juga pelaku industri perhotelan sehingga untuk menjual aset itu karena sudah tidak bisa lagi biayai operasional sampai administrasi gaji karyawan," kata Anton dihubungi Tribunnews, Kamis (4/2/2021).

Dia mengatakan, di Jakarta saja banyak hotel yang terpaksa gulung tikar terutama untuk hotel kelas ekonomis.

Baca juga: Swiss-Belhotel Segara Nusa Dua Bali Dinyatakan Pailit, Pihak Hotel Berharap Tetap Bisa Beroperasi

Menurutnya, industri perhotelan juga sudah berupaya menawarkan promo harga kamar untuk menarik minat pelanggan.

Baca juga: Tahu Ada Hotel di Bali Bangkrut karena Pandemi Covid-19, Ini Tanggapan Menparekraf Sandiaga

"Kalau di travel agent kita pakai book now pay later. Ini juga bagian dari strategi, harga diskon sampai 50 persen dari harga normal," tukas Anton.

Baca juga: Hotel di Jepang Siapkan Kamar Seharga Rp 67.000 Per Hari, Promosikan Telework Bagi Warga Tokyo

Anton menjelaskan di akhir Desember 2020 sebetulnya pengunjung hotel sudah mulai tumbuh 60 persen, namun kembali turun di awal Januari 2021 karena adanya aturan baru pembatasan kegiatan.

Pihaknya prihatin dengan kondisi ini, dia juga berharap tidak semakin banyak hotel yang akan tutup.

"Tapi saya juga perlu pelajari lagi hotel yang tutup atau dijual ini. Karena pemerintah juga sudah memberikan stimulus ke sektor parekraf seharusnya ini bisa menekan kebangkrutan pengusaha hotel," pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved