Breaking News:

Anggota Komisi VI: Pembenahan dan Evaluasi BPUM 2020 Mutlak Harus Dilakukan

Program Bantuan Pemerintah Produktif untuk Pelaku Usaha Mikro yang biasa disebut BPUM akan dilanjutkan pada tahun 2021.

Instagram kemenkopukm
Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM /BLT UMKM) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program Bantuan Pemerintah Produktif untuk Pelaku Usaha Mikro yang biasa disebut BPUM akan dilanjutkan pada tahun 2021.

Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan telah menyurati Kementerian Keuangan RI untuk mengusulkan program BPUM tahun 2021 dengan nominal dan jumlah penerima minimal sama. 

Komisi VI dalam Rapat Kerja bersama Menteri Koperasi dan UKM juga menyetujui hal itu dengan catatan perlunya evaluasi dan perbaikan dalam penyalurannya.

Anggota Komisi VI DPR RI Sonny Danaparamita mengatakan bahwa pembenahan dan evaluasi yang menyeluruh dalam pelaksanaan program BPUM tahun 2020 secara substantif memang mutlak harus dilakukan.

Baik yang terkait regulasi, sumber daya di kementerian, maupun hal-hal yang bersifat teknis penyalurannya.

"Selain yang sudah saya sampaikan ke Menteri pada saat Raker, saat ini saya masih saja mendapatkan laporan mengenai beberapa masalah yang terkait dengan penyaluran BPUM ini," ujar Sonny, kepada wartawan, Sabtu (6/2/2021). 

Beberapa laporan tersebut diantaranya adalah yang terjadi di Kec. Muncar Kab. Banyuwangi. Pada bulan September 2020, seorang pelaku usaha mikro mengajukan BPUM melalui lembaga pengusul Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UKM kab. Banyuwangi. 

Pada saat mengajukan dan melengkapi persyaratan permohonan BPUM, yang bersangkutan tidak memiliki pinjaman perbankan. Karena kondisi perekonomian semakin surut dan tidak ada kabar tentang pencairan BPUM, maka pelaku usaha mikro ini kemudian mengajukan pinjaman perbankan di bulan Desember 2020. 

Kemudian pada bulan Januari 2021, berdasar informasi yang di dapat dari Kadus dan Ketua RT setempat, namanya masuk dalam daftar penerima BPUM. Sesuai arahan perangkat desa, pelaku usaha mikro ini kemudian mengurus kelengkapan prosedur pencairan BPUM

"Namun apa yang terjadi, ketika dokumen sudah dilengkapi, dana BPUM tidak dapat dicairkan karena yang bersangkutan masuk kategori memiliki pinjaman di bank," kata dia.

Baca juga: Pencairan BLT UMKM Rp 2,4 Juta Lewat BRI Diperpanjang, Ini Cara Cek Penerima di eform.bri.co.id/bpum

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved