Breaking News:

Penanganan Covid

Petugas KAI Akan Mendapatkan Vaksinasi Covid-19 Tahap II dari Pemerintah

Program vaksinasi ini merupakan tahap kedua untuk para petugas KAI yang dialokasikan dari pemerintah.

Tribunnews/Herudin
Petugas memasukkan kantong berisi CO2 milik calon penumpang kereta api untuk dites Covid-19 dengan GeNose C19 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2021). PT KAI menambah stasiun yang melayani pemeriksaan Covid-19 menggunakan GeNose C19 yaitu Stasiun Gambir, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Bandung, Stasiun Cirebon, Stasiun Semarang Tawang, dan Stasiun Surabaya Pasarturi setelah sebelumnya ada di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Yogyakarta. Tribunnews/Herudin 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyiapkan program vaksinasi Covid-19 untuk 13.526 karyawan.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menyebutkan, program vaksinasi ini merupakan tahap kedua untuk para petugas KAI yang dialokasikan dari pemerintah.

Menurut Joni, saat ini pihaknya telah mempersiapkan dokter dan perawat di beberapa wilayah operasional KAI untuk mengikuti pelatihan vaksinasi Covid-19.

"Dengan adanya vaksinasi ini, tentunya dapat memperkuat dan mempercepat penanganan Covid-19 dan nantinya kurang lebih 13 ribu petugas KAI yang mendapatkan vaksin ini," ucap Joni saat dikonfirmasi, Rabu (17/2/2021).

Ia juga menjelaskan, 13 ribu petugas KAI yang akan divaksinasi Covid-19 merupakan yang bertugas pada pelayanan publik.

Baca juga: Kementerian Perhubungan Beri Subsidi Kereta Api Kelas Ekonomi Sebesar Rp 3,4 Triliun pada 2021

"Selain melakukan vaksinasi kepada petugas KAI, pemerintah juga juga berencana akan memberikan vaksin kepada pedagang pasar di Tanah Abang," kata Joni.

Kemudian Joni juga mengungkapkan, dalam mencegah penyebaran Covid-19 di layanan transportasi kereta pihaknya telah membentuk satgas internal.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua Dimulai, Berikut Sasaran, Mekanisme Pendaftaran, hingga Tempat Vaksin

"Satgas internal ini nantinya akan melakukan sosialisasi pentingnya 3M (menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) melalui multimedia baik milis broadcast dan akun media sosia kami," ujar Joni.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved