Breaking News:

Menteri PUPR Sebut Proyek Normalisasi Kali Bekasi Sudah Dikerjakan Bertahap

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan proyek normalisasi kali Bekasi sudah dikerjakan bertahap.

Tribunnews/JEPRIMA
Suasana aliran Kali Bekasi yang mulai menyurut di kawasan Margahayu, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/10/2019). Musim kemarau berkepanjangan menyebabkan debit air Kali Bekasi menurun dan hampir mengering di beberapa titik. Menurunnya debit air juga mengakibatkan banyak ikan ditemukan mati dan rawan tercemar limbah karena Kali Bekasi merupakan sumber air baku utama bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan proyek normalisasi kali Bekasi sudah dikerjakan bertahap.

Menurutnya, saat ini total delapan kilometer lahan telah dibebaskan mulai dari pertemuan dua aliran sungai Cikeas dan Cileungsi.

"Normalisasi sudah mulai ditangani dari pertemuan Cikeas dan Cileungsi sampai ke muara. Sekarang delapan kilometer sedang dikerjakan sedangkan paket lainnya dalam proses tender. Ini pelaksanaannya akan paralel dengan pembebasan lahan," kata Menteri Basuki dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Sempat Longsor, Perbaikan Tol Cipali KM 122 Ditargetkan Rampung April 2021

Pihaknya juga menyampaikan tanggul jebol di Perumahan Pondok Gede Permai Kecamatan Jatiasih sudah ditangani dengan pemasangan geotextile jumbo bag yang selesai sejak 23 Februari 2021.

"Tanggul jebol langsung kita tangani dalam waktu empat hari. Kami sampaikan bahwa memang kali Bekasi ini belum pernah ditangani secara sistematis," tuturnya.

Menteri Basuki menerangkan kejadian banjir yang berulang di kali Bekasi ini diharapkan bisa segera teratasi.

Baca juga: Dua Waduk Buatan PUPR Cuma Beri Kontribusi 11 Persen Atasi Banjir Jakarta

Menurut Basuki, di saat tinggi muka air naik, seluruh bendungan yang dilewati kali Bekasi sudah dibuka seluruhnya.

"Aliran air sudah maksimum dibuka, saya kebetulan juga memantau langsung. Cuma memang masih perlu ditangani dan sekarang kita sudah kerjakan," tuntasnya.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved