Breaking News:

Staf Khusus Presiden Jokowi Diangkat Jadi Komisaris PGN

Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Dini Shanti Purwono menjadi komisaris independen PT Perusahaan

PGN
PGN berhasil meraih peningkatan laba distribusikan ke induk menjadi USD 61.5 juta atau Rp 870 miliar (kurs IDR/USD: Rp 14.147) pada Triwulan I 2021, meningkat dibandingkan periode yang sama pada Triwulan I 2020 sebesar USD 47.7 juta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi), Dini Shanti Purwono menjadi komisaris independen PT Perusahaan Gas Negara (Persero).

Hal tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Senin (3/5/2021).

Selain melakukan prombakan direksi dan komisaris perseroan, pemegang saham juga memutuskan tidak melakukan pembagian dividen tahun buku 2020.

Baca juga: Setoran Pajak Pertamina EP Cepu ke Negara Rp 5,2 Triliun

Kemudian, RUPST juga menyetujui perubahan nomenklatur Direksi yaitu Direktur Komersial menjadi Direktur Sales dan Operasi, Direktur SDM dan Umum menjadi Direktur SDM dan Penunjang Bisnis serta Direktur Keuangan Menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Baca juga: Pertamina Mulai Bayar Ganti Rugi Rumah Warga Balongan

Adapun pengurus perseroan yang diberhentikan dengan hormat, di antaranya :

1. Komisaris Independen : Kiswo Darmawan

2. Direktur Utama : Suko Hartono

3. Direktur Infrastruktur dan Teknologi : Redy Ferryanto

4. Direktur Keuangan : Arie Nobelta Kaban

Halaman
12
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved