Breaking News:

Amartha Raih Pendanaan Baru Senilai USD 28 Juta dengan Lead Arranger Women’s World Banking

Pendanaan baru ini akan memperkuat bisnis Amartha yang berbasis group lending (grameen model), mempercepat inovasi produk

IST
Dari kiri ke kanan Ramdhan A, Chief Financial Officer Amartha, Eddi Danusaputro Komisaris Utama amartha sekaligus Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia, Andi Taufan Garuda Putra Founder & CEO Amartha, dan Aria Widyanto, Chief Risk and Sustainabilitu Amartha, Budhi Siswoadji, Chief Operating Officer Amartha, Hadi Wenas, Chief Commercial Officer Amartha. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memasuki usianya yang ke-11 tahun, PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) meraih pendanaan baru senilai USD 28 Juta atau setara dengan Rp 405 miliar.

Pendanaan ini dipimpin Women’s World Banking Capital Partners II (WWB) bersama dengan MDI Ventures, dan didukung oleh investor lama seperti: Mandiri Capital Indonesia, UOB Venture Management.

Amartha merupakan pionir teknologi finansial peer to peer lending (p2p lending) di Indonesia yang memberdayakan perempuan pengusaha ultra mikro di daerah pedesaan dengan memberikan pinjaman modal usaha berbasis kelompok, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 10 juta yang disertai dengan pendidikan literasi keuangan dan pelatihan kewirausahaan.

Dengan sistem penilaian yang dikembangkan secara khusus oleh internal Amartha untuk menilai kelayakan kredit dari segmen masyarakat yang tidak terlayani oleh perbankan, Amartha menjadikan siapa saja punya kesempatan yang sama untuk mendapatkan permodalan usaha, bahkan tanpa riwayat kredit atau jejak transaksi digital sebelumnya.

Baca juga: Lendable dan Amartha Salurkan Pendanaan Rp 696 M ke Perempuan Pengusaha Mikro

Amartha membuka peluang baru bagi populasi perempuan yang tidak terlayani sebelumnya untuk dapat memberikan tambahan penghasilan keluarga dari rumah dan di saat mereka harus mengurus anak.

Andi Taufan Garuda Putra, Founder & CEO Amartha mengatakan berterima kasih kepada seluruh investor, pendana, mitra dan tim Amartha atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan.

"Apa yang kita lakukan bersama memberikan dampak pada kesejahteraan perempuan di desa dan perekonomian bangsa," ujarnya.

Pendanaan baru ini akan memperkuat bisnis Amartha yang berbasis group lending (grameen model), mempercepat inovasi produk, dan meluncurkan layanan tambahan bagi peminjam dan pendana, seperti digitalisasi desa, belanja borongan, pinjaman warung, crowdfunding, produk pendanaan baru, serta penyaluran pendanaan ke peminjam secara langsung”.

Baca juga: Ojol Nekat Curi Tas di Masjid, Sembunyikan Hasil Kejatahan di Kuburan, Terlilit Pinjaman Online

Amartha sejauh ini telah mengembangkan solusi teknologi keuangan untuk 3 segmen pengguna yang berbeda.

Halaman
12
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved