Breaking News:

Lendable dan Amartha Salurkan Pendanaan Rp 696 M ke Perempuan Pengusaha Mikro

Pendanaan tersebut bagian dari kerjasama kedua pihak yang berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui permodalan dan pendampingan usaha.

IST
Mitra debitur Amartha adalah kaum perempuan dan sebagian besar mereka begerak di usaha mikro kecil. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Hasiolan Eko Purwanto

TRIBUNNEWS.COM - Perusahaan peer to peer lending (p2p lending) PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) mendapat pendanaan dari Lendable Inc senilai USD 50 juta atau sekitar Rp 696 miliar.

Pendanaan tersebut bagian dari kerjasama kedua pihak yang berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui permodalan dan pendampingan usaha.

Di kerja sama ini, Amartha menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang menerima dana 2X Challenge.

Andi Taufan Garuda Putra, Founder dan CEO Amartha, menjelaskan, perempuan merupakan penggerak ekonomi mikro yang memiliki peran sangat penting dalam membantu pemulihan ekonomi nasional.

Dengan memberikan akses permodalan dan pendidikan kewirausahaan kepada perempuan, Amartha mencatat bahwa Mitra Amartha dapat meningkatkan pendapatan 2 hingga 7 kali lipat dalam setahun.

Baca juga: Fintech Amartha Siap Salurkan Rp 2,6 T ke Usaha Mikro-Kecil di Desa

Dia memaparkan, Amartha telah membantu memberdayakan perempuan sejak 2010, kami bersyukur diberikan kepercayaan dari Lendable untuk mewujudkan 2X Challenge di Indonesia agar perempuan dapat meningkatkan perannya dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam konteks pemulihan pasca pandemi.

Baca juga: Universitas Atma Jaya dan Ovo-Bareksa Kenalkan Fintech Academy

"Hal ini juga menjadi momentum #SaatnyaPerempuan bangkit, berdaya dan maju kembali karena perempuan Indonesia menjadi penanda bahwa usaha mikro Indonesia memiliki ketahanan yang kuat selama pandemi dan memiliki prospek yang menjanjikan kedepannya.” ujar Andi Taufan di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Segmen perempuan pengusaha mikro yang tidak memiliki akses ke perbankan dan lembaga keuangan di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 22 juta jiwa.

Melalui teknologi yang diintegrasikan dengan edukasi adopsi digital, Amartha mampu menjangkau segmen perempuan di pedesaan yang tidak terjangkau (unbanked) dan kurang terlayani perbankan (underserved).

Halaman
12
Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved