Breaking News:

Penanganan Covid

YLKI : Vaksinasi Massal Driver Gojek Bagus untuk Lindungi Konsumen

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan keamanan bagi konsumen transportasi di tengah pandemi Covid-19 merupakan yang utama

Editor: Choirul Arifin
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Mitra Driver Gojek disuntik vaksin Covid-19 saat kegiatan vaksinasi terbesar di Kemayoran, Jakarta (29/4/2021). Kegiatan vaksinasi terbesar yang melibatkan puluhan ribu mitra driver di Jakarta ini menjadi kelanjutan dari kolaborasi masif Gojek, Halodoc, dan pemerintah, untuk mempercepat vaksinasi pada kelompok masyarakat pekerja transportasi, termasuk transportasi daring yang tengah dan akan terus digelar di berbagai kota di Indonesia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai, program vaksinasi COVID-19 secara massal seperti yang dilakukan Gojek terhadal ribuan mitra pengemudi membuat konsumen semakin terlindungi.

Peran penting mitra pengemudi Gojek sebagai perantara perpindahan orang dan barang memberikan rasa aman kepada konsumen di tengah situasi pandemi yang belum jelas kapan akan berakhir.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan keamanan bagi konsumen di tengah pandemi Covid-19 merupakan yang utama, terlebih di jasa layanan transportasi

. ”(Vaksinasi kepada driver Gojek) akan menciptakan rasa aman bagi konsumen karena driver sudah divaksinasi. Syukur-syukur jika konsumennya sudah vaksinasi juga, jadi klop,” ujar Tulus di Jakarta, Rabu (5/5/2021).

Tulus menjelaskan, vaksinasi merupakan tindak lanjut dari perlindungan kepada konsumen pengguna transportasi termasuk ojek online (ojol) setelah sebelumnya diupayakan dengan berbagai perlengkapan dan standar Protokol Kesehatan (Prokes).

Baca juga: Peringati May Day, Kemnaker-Kemenkes Gelar Vaksinasi untuk 1000 Pekerja

”Apalagi naik ojol kan tidak ada jarak karena berdekatan antara pengemudi dengan penumpang,” tambahnya.

Sekretaris YLKI Agus Suyatno menambahkan vaksinasi oleh Gojek terhadap mitra ojol menjadi kabar positif dari sudut pandang konsumen.

Baca juga: Kemenkes Atur Waktu Observasi Vaksinasi Covid-19, Kini Hanya 15 Menit

”Kalau semua ojol tervaksinasi, artinya ada jaminan ojol tersebut sudah ada upaya perlindungan dari penyebaran COVID-19,” terangnya.

Namun, Agus mengingatkan bahwa vaksin bukan menjadikan seseorang kebal terhadap COVID-19. Sehingga setiap pengemudi harus tetap disiplin dalam menjalankan standar Prokes yang sudah terjadi selama ini.

Baca juga: Vaksinasi Bagi Calon Jemaah Haji di Puskesmas Bojonggede Bogor

”Vaksinasi ini salah satu sarana pencegahan. Meskipun ojol sudah divaksin, masyarakat dan ojol tetap harus laksanakan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved