Breaking News:

BRI Agro Bersama Tiga Institusi Bangun Ekosistem Digital Pertanian

"Ini untuk manajemen agribisnis termasuk perkembangan lahan, serta membuat prediksi kualitas dan kuantitas hasil panen dari komoditas pertanian."

tribun timur/muhammad abdiwan/muhammad abdiwan
BRI Agro. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro) kolaborasi dengan tiga institusi, yayasan, dan kelompok tani untuk membangun ekosistem digital pertanian.

Hal in ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman mengenai kerjasama pembiayaan, pengelolaan, dan penjualan pada industri pertanian, antara BRI Agro dengan PT Telkom Indonesia, PT iGrow Resources Indonesia, PT Kedai Sayur Indonesia, Yayasan Insan Cita Agro Mandani (ICAM) dari Universitas Brawijaya serta Kelompok Tani.

"Tujuan kolaborasi ini adalah memperluas akses perbankan, khususnya kepada masyarakat dari berbagai sektor bisnis untuk dapat menghasilkan data yang akurat, khususnya saat ini adalah dari sektor pertanian," kata Direktur Retail Agri & Pendanaan BRI Agro Sigit Murtiyoso dalam keterangannya, Selasa (15/6/2021).

Menurutnya, dalam ekosistem digital ini, BRI Agro menyalurkan pinjaman melalui platform digital iGrow, di mana nantinya dilakukan dengan pendekatan klater.

Baca juga: Badan Pusat Statistik: Ekspor Pertanian Januari-Mei 2021 Naik 13,39 Persen

“Pada project ini kami membina dua kelompok tani yaitu Kelompok Tani Mulyo III dan Kelompok Tani Makmur I. Kami juga ingin mengedukasi para gig economy menggunakan teknologi agar mempermudahpekerjaan dan mengoptimalkan pendapatan mereka," ujar Sigit.

Menurutnya, Kedai Sayur yang bertindak sebagai off taker akan menyerap hasil produksi para Kelompok Tani.

Sementara itu untuk aktivitas monitoring pinjaman, kata Sigit, perseroan bekerja sama dengan Telkom melalui aplikasinya yaitu Agree.

"Ini untuk manajemen agribisnis termasuk perkembangan lahan, serta membuat prediksi kualitas dan kuantitas hasil panen dari komoditas pertanian nasabah," papar Sigit.

Bagi iGrow kerjasama ini diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat yang menggarap sektor Pertanian, meningkatkan lapangan pekerjaan, dan juga meningkatkan dampak positif bagi pembangunan desa sendiri khususnya di bidang teknologi digital.

Baca juga: Komisi IV Dukung Pengembangan Teknologi dan Mekanisasi Pertanian

“Sampai saat ini, iGrow telah berhasil menyalurkan pendanaan kepada mitra petani sebesar Rp 333 miliar sejak tahun 2014. Kerjasama ini tentunya sejalan dengan visi dan misi iGrow untuk meningkatkan sektor pertanian Indonesia dengan berkolaborasi bersama BRI Agro sebagai Bank yang sedang bertransformasi untuk mengedepankan teknologi," kata Direktur Pengembangan Bisnis PT iGrow Resource Indonesia (iGrow) Jim Oklahoma.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved