Breaking News:

Dua Proyek PLN UIP JBB Resmi Beroperasi, Kelistrikan Jakarta Makin Andal

Pembangunan GIS atau Gardu Induk (GI) pasangan dalam ini memungkinkan seluruh peralatan diletakkan di dalam gedung, kecuali trafo. 

istimewa
Pembangunan GIS atau Gardu Induk (GI) pasangan dalam ini memungkinkan seluruh peralatan diletakkan di dalam gedung, kecuali trafo.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) berhasil melakukan energize (pemberian tegangan) instalasi Extension 2 Line Bay (LB) Gas Insulated Substation (GIS) 150 kV Antasari dan Jaringan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV CSW II/Antasari – Incomer (Kemang – Duren Tiga) pada Jumat (18/6/2021). 

Infrastruktur kelistrikan yang berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan ini dibangun untuk melistriki wilayah Kemang, Senayan, hingga Sudirman, DKI Jakarta. 

General Manager PLN UIP JBB Ratnasari Sjamsuddin menjelaskan instalasi ini merupakan pekerjaan tambah dua Bay baru ke arah Duren Tiga dan ke arah Kemang dengan tipe yang sama dengan eksisting GIS 150 kV Antasari.

“Pembangunannya mempunyai tantangan tersendiri, karena membutuhkan padam busbar yang tidak boleh terlalu lama, karena melistriki daerah vital yang membutuhkan listrik prima. Sehingga pekerjaan ini hanya bisa dilakukan akhir pekan,” kata Ratnasari kepada wartawan, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: PLN Apresiasi Ditjen Minerba dan 48 Pemasok Batu Bara Jaga Keandalan Listrik

Di sisi lain, pekerjaan jaringan SKTT 150 kV CSW II/Antasari – Incomer (Kemang – Duren Tiga) menggunakan sistem Horizontal Directional Drilling (HDD) tanpa pekerjaan galian open cut, karena melintasi daerah Kemang yang sudah ditata rapi oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta. 

“Target pembangunan infrastruktur memang sangat penting, namun kami upayakan tetap tidak mengganggu estetika lingkungan,” lanjut Ratnasari. 

Pembangunan GIS atau Gardu Induk (GI) pasangan dalam ini memungkinkan seluruh peralatan diletakkan di dalam gedung, kecuali trafo. 

Sedangkan SKTT sendiri instalasinya di bawah tanah, sehingga keduanya tetap tidak mengganggu estetika.

Instalasi dan jaringan listrik ini mendapat pasokan listrik dari GIS 150 kV Duren Tiga dan GIS 150 kV Kemang. 

Jalur tersebut merupakan bagian dari subsistem Gandul – Cawang.

Ratnasari melanjutkan, bahwa dengan resmi terlistrikinya dua infrastruktur kelistrikan tersebut, pasokan listrik di daerah Kemang, Antasari dan sekitarnya akan semakin andal. 

“Daerah ini merupakan salah satu pusat ekonomi dan aktivitas masyarakat yang terbilang sibuk, sehingga kebutuhan listrik terus meningkat. Ini yang kami upayakan untuk terus terpenuhi,” imbuh Ratnasari.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved