Breaking News:

Kemenkop UKM Beberkan Faktor Penerima BLT UMKM Tak Tepat Sasaran: Pengecekan Data Terus Dilakukan

SesKemenkopUKM, Arif Rahman Hakim, menyampaikan ada beberapa faktor yang membuat penerima BPUM tak sesuai kriteria.

Kompas.com
Ilustrasi Uang. Ada beberapa faktor yang membuat penerima BPUM tak sesuai kriteria. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) melakukan rangkaian verifikasi penerima BPUM atau BLT UMKM secara berjenjang agar penerima tepat sasaran.

Program BPUM merupakan upaya pemerintah mendukung usaha mikro agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM (SesKemenkopUKM), Arif Rahman Hakim, menyampaikan ada beberapa faktor yang membuat penerima BPUM tak sesuai kriteria.

Pernyataan Arif itu terkait dengan Hasil Pemeriksaan BPK Semester II 2020 soal pelaksanaan BPUM.

Ia mengatakan, adanya informasi penerima BPUM tidak sesuai kriteria kemungkinan bersumber dari laporan awal hasil pemeriksaan BPK atas penyaluran BPUM sekitar Desember 2020.

Rekomendasi temuan per Maret 2021 sudah ditindaklanjuti oleh Kemenkop UKM dan sudah dilakukan pengujian dapat diterima oleh Tim BPK.

Baca juga: Kementan, Kemenkop-UKM, dan IPB Sepakati Pengembangan Pertanian Berbasis Korporasi

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim.
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim. (Ist)

Menurutnya, faktor penerima BPUM atau BLT UMKM tidak tepat sasaran, antara lain yakni:

1. Belum adanya satu data/database tunggal terkait dengan UMKM.

2. Waktu pendataan dan penyaluran yang sangat terbatas sebagai dampak pandemi Covid-19.

Sehingga, dibutuhkan kecepatan penyaluran kepada UMKM yang terkena dampak.

Halaman
12
Penulis: Nuryanti
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved