Breaking News:

BP Tapera Jangkau Masyarakat Berpenghasilan Rendah Miliki Rumah

Keberadaan BP Tapera juga merupakan kelanjutan dari program serupa yang ditujukan untuk Pegawai Negeri Sipil yaitu Bapertarum-PNS

TRIBUNNEWS.COM/HO
ILIUSTRASI -- Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Ariev Baginda Siregar dan Direktur Consumer And Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar, bersama Direktur Pemasaran Perum Perumnas Tambok Setyawati serta Sekda Pesawaran Kesuma Dewangsa meninjau rumah usai memberikan kunci rumah secara simbolis kepada ASN penerima manfaat program pembiayaan rumah Tapera di Perumahan Samesta Pesawaran Residence Lampung, Kamis (27/5/2021). Permintaan rumah untuk kelompok ASN di wilayah Lampung cukup tinggi. BP Tapera bersama BTN dan Perumnas merealisasikan akad perdana KPR Tapera untuk ASN di Lampung dengan peminat hampir mencapai 200 ASN hanya dalam waktu tujuh hari. TRIBUNNEWS.COM/HO 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyebut masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dapat menjadi penerima fasilitas pembiayaan perumahan. 

Deputi Komisioner BP Tapera Bidang Pemupukan Dana, Gatut Subadio mengatakan, tujuan dibentuknya lembaga ini yaitu menghimpun, menyediakan pendanaan terjangkau yang bersifat jangka panjang dan berkelanjutan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak, terutama bagi MBR. 

“Secara kelembagaan, keberadaan BP Tapera juga merupakan kelanjutan dari program serupa yang ditujukan untuk Pegawai Negeri Sipil yaitu Bapertarum-PNS.

Tapi meski demikian, peserta juga bisa berasal dari TNI/Polri maupun swasta/umum,” ujar Gatut, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Bagaimana Menggunakan Investasi Sebagai Tabungan Biaya Kuliah Anak? Ini Tips dari Pakar

BP Tapera sendiri telah mendapatkan modal awal dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp 2,5 triliun. 

Secara rinci, Rp 2 triliun untuk operational expenditure dan Rp 500 miliar untuk capital expenditure.

Direktur Sistem Manajemen Investasi, Kementerian Keuangan Ludiro mengatakan, Kementerian Keuangan juga melakukan pengalihan dana kelolaan Bapertarum menjadi bagian dari pengelolaan BP Tapera.

“Beberapa tantangan yang perlu dikelola BP Tapera, yakni menjadi lembaga yang berkelanjutan, mampu mengatasi backlog perumahan, memobilisasi dana jangka panjang dari investor, sinergi dengan lembaga lain," kata Ludiro. 

"Lalu, menjadi program yang melembaga dengan keanggotaan luas dan mampu mengelola kepesertaan melalui dukungan sistem informasi, serta big data perumahan agar dapat terlaksana dengan baik," sambung Ludiro.

Baca juga: Berani Ambil Peluang, Ini Kisah Penjual Pulsa di Tuban, Bisa Bangun Rumah hingga Minimarket

Ia menyebut, tidak harus yang belum memiliki rumah yang boleh ikut program Tapera, tetapi masyarakat yang sudah punya rumah juga diperbolehkan ikut. 

"Justru yang sudah memiliki rumah, dapat memanfaatkan program ini sebagai alat menabung dan turut bergotong royong membantu pembiayaan perumahan, khususnya bagi MBR," tuturnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved