Dukung UMKM ‘Go-Digital’, Program ShopeePay Semangat Usaha Lokal Hadir di Makassar
Kali ini program ShopeePay Semangat Usaha Lokal merangkul berbagai UMKM lokal di Makassar untuk go digital.
TRIBUNNEWS.COM - Layanan pembayaran digital ShopeePay terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong akses digitalisasi finansial bagi pelaku bisnis dan konsumen di seluruh Indonesia.
Salah satunya melalui ShopeePay Semangat Usaha Lokal, sebuah program yang bertujuan mendorong kebangkitan serta meningkatkan visibilitas bisnis UMKM lokal agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen, dengan memaksimalkan fitur serta manfaat dari layanan pembayaran digital ShopeePay.
Sejalan dengan visi ShopeePay untuk memperluas inklusi keuangan digital ke seluruh wilayah Indonesia, kali ini program ShopeePay Semangat Usaha Lokal merangkul berbagai UMKM lokal di Makassar untuk go digital.
Kota Makassar jadi kota kelima yang dikunjungi program dari ShopeePay.
Berdasarkan data laporan triwulan Bank Indonesia, hingga Mei 2021, jumlah UMKM di Sulawesi Selatan yang telah menjadi merchant QRIS baru mencapai 18,1%.
Hal ini menunjukkan masih banyak ruang potensial untuk meningkatkan penetrasi implementasi QRIS di provinsi Sulawesi Selatan, dimulai dari kota Makassar.
Melalui program ShopeePay Semangat Usaha Lokal, ShopeePay menyediakan promo cashback di berbagai merchant di kota Makassar.
Baca juga: Mulai 1 Juli 2021, Isi Saldo ShopeePay Melalui Transfer Bank Dikenakan Biaya Admin
Terdapat juga cashback spesial hingga 60% di tiga sentra UMKM favorit, yaitu Hanggar Talasalapang, Aroepala Food City, dan Check Point Nuri, yang dapat dinikmati hingga 10 Juli 2021.
Selain itu, ShopeePay menghadirkan sebuah laman khusus ShopeePay Semangat Usaha Lokal di aplikasi Shopee.
Baca juga: Dukung Pelaku UMKM, ShopeePay Semangat Usaha Lokal Kini Hadir di Surabaya
Dengan mengakses halaman tersebut,para pengguna dapat mengetahui lebih lanjut mengenai produk dan layanan dari para UMKM yang menjadi merchant ShopeePay Semangat Usaha Lokal di Makassar serta kota-kota lain yang dikunjungi program ini.
Diharapkan dengan begini, visibilitas serta antusias dari pengguna pun dapat meningkat.
Disambut baik masyarakat Makassar
Keberadaan program ShopeePay Semangat Usaha Lokal di Makassar disambut baik oleh berbagai pihak.
Salah satunya adalah Wawan Uchu, seorang pembuat konten dengan topik seputar makanan di Makassar yang dikenal dengan nama akun @Ngemil_Lucu.
Menurutnya, program ini merupakan upaya nyata dari pihak swasta dalam mendukung bisnis UMKM, khususnya usaha kuliner di kota Makassar.
“Persaingan bisnis kuliner kota Makassar dapat dikatakan cukup ketat, apalagi dengan adanya pandemi yang membuat masyarakat semakin berhati-hati dengan pengeluaran mereka, dan dalam memilih di mana mereka membelanjakan uang. Saya berharap program ShopeePay Semangat Usaha Lokal dapat mendorong masyarakat untuk semakin mendukung bisnis kuliner kecil di masa pandemi ini,” tutur Wawan.
Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay Eka Nilam mengatakan, Program Semangat Usaha Lokal hadir sebagai upaya berkelanjutan dari ShopeePay untuk menghadirkan solusi dari hulu ke hilir bagi para pemilik UMKM di kota Makassar.
“Dengan sistem pembayaran digital yang terintegrasi dalam ekosistem QRIS, ShopeePay ingin memperluas inklusi keuangan digital hingga seluruh penjuru Nusantara. Masyarakat kota Makassar juga dapat menikmati promo cashback hingga 60% di tiga pujasera favorit kota Makassar yang kami hadirkan sebagai stimulus untuk membantu UMKM agar dapat bertumbuh, terutama di masa pandemi ini. Sembari tetap kami imbau masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran,” ujarnya.
Semangat UMKM Makassar, Semangat Pengusaha Muda
Semangat berwirausaha dapat tumbuh pada siapapun. Tidak sedikit kalangan pemuda yang kerap menunjukkan semangat berwirausaha dengan ide-ide serta inovasi yang beragam. Berbagai wirausaha muda bisa ditemukan di berbagai daerah di seluruh Indonesia, termasuk Makassar.
Komunitas Tangan di Atas (TDA) ranting Makassar merupakan cerminan dari banyaknya pengusaha muda yang terdapat di Makassar.
Ketua TDA Makassar Ahmad Fadli Taufik menuturkan, sekitar 80% dari 430 anggota aktif komunitas tersebut merupakan pengusaha muda berusia di bawah 30 tahun.
Fadli telah menyaksikan bagaimana rekan-rekannya memulai, meraih kesuksesan, bahkan mengalami kegagalan dalam usahanya. Tidak sedikit pebisnis UMKM yang mengalami turbulensi di masa pandemi.
Bahkan, beberapa dari mereka harus melakukan peralihan lini bisnis. Oleh karena itu, menurutnya, adaptasi dan inovasi menjadi kunci dalam mempertahankan bisnis di situasi ini, termasuk juga digitalisasi.
“Optimalkan ekosistem digital dari segala sisi,termasuk dalam hal metode transaksi, seperti yang dihadirkan oleh ShopeePay. Dengan kehadiran program ShopeePay Semangat Usaha Lokal, kami berharap akan semakin banyak pengusaha UMKM di Makassar dan sekitarnya yang memanfaatkan layanan pembayaran digital untuk mengembangkan bisnis mereka, dan mendorong revitalisasi perekonomian Sulawesi Selatan secara lebih luas,” ucap Fadli.
Semangat berwirausaha juga terlihat pada sosok Khalid Abdul Rahman, pemuda berusia 27 tahun yang merupakan Founder dari Kaku Food, perwakilan merchant ShopeePay di Makassar.
Dengan jiwa wirausaha yang tinggi, Khalid pertama kali memulai bisnis kuliner pada tahun 2018. Akan tetapi, bisnis pertamanya tersebut hanya bertahan satu bulan. Hal itu disebabkan karena ia kurang persiapan, termasuk dalam hal riset pasar dan sumber daya manusia.
Kegagalan tidak membuat Khalid menyerah. Ia menjadikannya sebagai sebuah pelajaran. Tahun 2019, Khalid pun memberanikan diri untuk memulai kembali. Tidak lupa, ia mematangkan perencanaan pada lima pilar penting dalam membangun usaha, yakni finansial, marketing atau pemasaran, produksi, sumber daya manusia, serta riset dan pengembangan.
Dengan aneka ragam jajanan seperti Pisang Coklat, Pangsit Goreng, Tahu Bakso, dan Bakso Goreng, Kaku Food berhasil mengambil hati para pelanggan. Kini, Kaku Food telah memiliki tujuh cabang gerai.
“Riset pasar yang kami lakukan menghasilkan produk-produk yang sangat digemari oleh pelanggan kami. Selain menghadirkan produk yang sesuai dengan keinginan masyarakat, penting juga bagi sebuah bisnis untuk memberikan kenyamanan lebih dalam bertransaksi seperti menyediakan layanan pembayaran digital,” ungkap Khalid.
Menurut Khalid, performa bisnis Kaku Food pada saat pandemi justru mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Khalid juga menuturkan bahwa bergabung dengan ShopeePay telah meningkatkan visibilitas dan jumlah transaksi Kaku Food.
“Visibilitas meningkat berkat adanya beragam stimulus yang ditawarkan, seperti promo cashback yang menarik,” tambahnya.
Ke depannya, Khalid berharap Kaku Food dapat semakin berkembang dan menjadi merek industri jajanan yang terbaik dan dikenal luas di Indonesia, khususnya di seluruh penjuru kota Makassar terlebih dahulu.
Selama program Semangat Usaha Lokal berjalan, ShopeePay juga memperkenalkan Mitra Shopee sebagai layanan yang dapat membantu para pemilik warung tradisional di Makassar dan kota lainnya untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari penjualan produk pulsa, paket data, token PLN, voucher game, dan produk digital lainnya.
Unduh aplikasi Shopee secara gratis melalui App Store atau Google Play Store dan dapatkan berbagai kemudahan dalam melakukan transaksi untuk berbelanja maupun menjalankan usaha melalui ShopeePay.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/shopee23.jpg)