Breaking News:

Kasus Covid-19 di Indonesia Turun, Sentimen Positif ke Pasar Keuangan

Padahal sebelumnya beberapa epidemiolog memperkirakan puncak kasus bisa mencapai 400 ribuan kasus per hari pada akhir Juli.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Analis pasar modal Hans Kwee mengatakan, Indonesia terlihat sukses mengendalikan lonjakan kasus baru harian Covid-19 dari puncaknya sekitar 50 ribuan kasus pertengahan Juli, menjadi di bawah 10 ribu per 30 Agustus 2021.

Menurutnya, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terbukti bisa menekan jumlah penyebaran Covid-19, sehingga menjadi sentimen positif.

"Seiring keberhasilan PPKM dan langkah penurunan PPKM ke level 3 akan positif bagi perekonomian dan pasar keuangan," ujar dia melalui risetnya, Senin (30/8/2021).

Baca juga: IHSG Meningkat Tipis Sepekan, Nilai Transaksi Harian Minus 16,58 Persen

Padahal sebelumnya beberapa epidemiolog memperkirakan puncak kasus bisa mencapai 400 ribuan kasus per hari pada akhir Juli.

Hal ini tidak terjadi seiring kebijakan PPKM yang diambil oleh pemerintah Indonesia serta rasio tempat tidur terpakai atau bed occupancy ratio (BOR )di rumah sakit (RS) secara nasional yang pada akhir pekan lalu sudah menurun ke 29 persen.

Baca juga: IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan

Hans menjelaskan, BOR nasional sempat di angka 68 persen pada akhir Desember 2020 dan sesudah itu melandai pada pertengahan Mei 2021 di angka 29 persen.

Kemudian, mulai pertengahan Juli 2021, kasus Covid-19 di Indonesia naik akibat munculnya varian delta yang sangat mudah menular.

Pada 18 Juli 2021, BOR nasional sudah mencapai 80 persen, bahkan di beberapa rumah sakit tingkat keterisian sudah 100 persen.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved