Breaking News:

Menko Airlangga Sebut Kawasan Ekonomi Khusus Telah Serap 26,7 Ribu Pekerja

kata Airlangga, realisasi investasi dan pembangunan kawasan di 19 KEK pada saat ini telah mencapai Rp 19,52 triliun

Youtube Sekretariat Presiden
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan 19 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di berbagai daerah, dengan rincian 11 KEK Industri dan delapan KEK Pariwisata.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dari 19 KEK tersebut, 12 KEK telah beroperasi dan tujuh lainnya bersiap untuk dioperasikan ke depannya.

Baca juga: Langkah Simpel Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca: Gunakan BBM Oktan Tinggi!

"Dengan keberadaan KEK, telah difasilitasi kegiatan ekspor sebesar Rp 3,66 triliun pada semester I 2021. Ini kontribusi dari 166 pelaku usaha atau investor yang telah investasi di KEK, serta telah ciptakan lapangan kerja sebanyak 26,7 ribu orang," papar Airlangga saat acara Kompas Talks, Kamis (16/9/2021).

Berdasarkan evaluasi di Sekretariat KEK, kata Airlangga, realisasi investasi dan pembangunan kawasan di 19 KEK pada saat ini telah mencapai Rp 19,52 triliun, dengan investasi pelaku usaha sebesar Rp 32,76 triliun.

Baca juga: Neraca Perdagangan RI Surplus, Menko Airlangga: Pemulihan Ekonomi Indonesia Terus Berlanjut

"Sebagai upaya mendukung KEK, pemerintah saat ini telah melakukan sejumlah transformasi kebijakan di KEK melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja," paparnya.

Menurutnya, beberapa poin perubahan penyelenggaraan KEK, yaitu aspek persyaratan dan prosedur pengusulan KEK baru, peningkatan fasilitas kelembagaan, pemberian relaksasi fiskal, serta kemudahan lainnya.

Baca juga: Menko Airlangga: RI Alami Pertumbuhan Triwulan Tertinggi Sejak Krisis Sub-prime Mortgage

"Dengan terbitnya regulasi tersebut diharapkan, performa KEK akan meningkat secara signifikan, baik dari segi peningkatan investasi maupun penyerapan tenaga kerja," tutur Airlangga.

"Sehingga KEK menjadi lokomotif pertumbuhan pasca krisis ekonomi yang terjadi akibat Covid-19," sambung Airlangga.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved