Breaking News:

Trump Hotel International Dijual Dengan Harga Rp 5,2 Triliun

Sebuah hotel yang sebelumnya dikuasai oleh mantan Presiden Amerika Serikat, dikabarkan segera dijual.

Editor: Hendra Gunawan
(AaronP/Bauer-Griffin/GC Images)
Trump International Hotel di Washington DC (AaronP/Bauer-Griffin/GC Images) 

TRIBUNNEWS.COM -- Sebuah hotel yang sebelumnya dikuasai oleh mantan Presiden Amerika Serikat, dikabarkan segera dijual.

Trump International Hotel di Washington DC segera dilepas dan berganti nama.

Kesepakatan harganya diperkirakan lebih dari 370 juta dolar AS atau setara Rp5,2 triliun.

Salah satu perusahaan investasi yang berbasis di Miami, CGI Merchant Group, kabarnya tengah melakukan pembicaraan untuk mendapakan sewa gedung yang berasal dari abad ke-19 tersebut.

Baca juga: Hartanya Merosot Rp 8 Triliun, Donald Trump Kini Tak Masuk Daftar Orang Terkaya di AS Lagi

Seperti dikutip dari The New York Post, bangunan berusia 122 tahun tersebut hanya berada beberapa blok dari Gedung Putih, dan berdiri di bekas Paviliun Kantor Pos Lama.

Gedung ini masih dimiliki oleh pemerintah federal. Namun dengan perpanjangan sewa ke pihak ketiga, masa sewanya mendekati 100 tahun.

CGI telah mengadakan diskusi dengan operator hotel, termasuk merek Hilton Waldorf Astoria, tentang penggantian nama Trump dengan nama hotel lain.

Perusahaan milik Trump mulai menyewa gedung tersebut dari Administrasi Layanan Umum pada tahun 2013 silam.

Baca juga: China Rilis 100 Contoh Campur Tangan AS di Hong Kong, Termasuk Joe Biden dan Donald Trump

Mereka kemudian melakuan renovasi dengan biaya sebesar 250 juta dolar AS atau setara Rp 3,5 triliun untuk mengubahnya menjadi hotel mewah pada tahun 2016.

Peresmian hotel tersebut berlangsung beberapa minggu sebelum pemilihan presiden, yang mana berhasil dimenangkan oleh Trump.

Sebagai presiden, Trump menyelenggarakan puluhan acara makan malam di restoran hotelnya dan mendapat kriitik dari pengawasa etika lantaran dinilai mendorong para pejabat publik untuk berkunjung ke sini.

Kelompok pengawas tanggung jawab dan etika di Washington bahkan mencatat terdapat 973 kali kunjungan pejabat publik tersebut selama Trump masih menjadi orang Nomor 1 di AS.

Baca juga: Menantu Donald Trump, Jared Kushner Tinggalkan Dunia Politik, Kini Luncurkan Perusahaan Investasi

Namun pandemi Covid-19 telah berdampak pada kelangsungan hotel tersebut seperti yang juga terjadi pada banyak hotel mewah di seluruh Amerika. P

ekan lalu, berdasarkan laporan dari Komite DPR tentang pengawasan dan reformasi menemukan bahwa Hotel Trump tersebut telah mengalami kerugian lebih dari 70 juta dolar AS (Rp 984 miliar) pasca dibuka pada tahun 2016 lalu. (Masya Famely Ruhulessin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hotel Ikonik Milik Donald Trump Berganti Tuan",

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved