Minggu, 31 Agustus 2025

IHSG Awal November Diprediksi Bakal Melaju di Zona Hijau, Simak Saham yang Berpotensi 'Kinclong'

Perdagangan saham di Bursa Efek Jakarta, akhir pekan lalu, Jumat (29/10/2021) ditutup melemah 1,03% di level 6.591,34.

Editor: Hendra Gunawan
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ilustrasi: Petugas membersihkan dinding di dekat pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan 

3. PT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI)

Target harga: Rp 198 – Rp 204
Entry level: Rp 180 – Rp 185
Stop loss: Rp 177

Melemah karena terjadi profit taking

IHSG, menguat 1,03% di level 6.591,34 pada perdagangan Jumat (29/10/2021). Sementara itu, dalam sepekan pergerakan IHSG terkoreksi 0,79%. Sepanjang Oktober, IHSG justru mencetak kenaikan 4,76%.

Analis Artha Sekuritas, Dennies Christopher Jordan mengatakan, penguatan IHSG seiring dengan penguatan bursa Amerika Serikat (AS).

Menurut dia, penguatan ini didorong oleh rilis laporan keuangan kuartal ketiga 2021 yang mencatatkan perbaikan kinerja yang juga membuktikan pemulihan ekonomi.

Dennies bilang, ada sejumlah sentimen penggerak IHSG dalam sepekan terakhir. Misalnya saja, terkait rilis data ekonomi AS. Selain itu, investor juga sempat melakukan aksi profit taking lantaran IHSG sudah naik cukup signifikan.

Menurut Dennies, sentimen terkait rilis laporan keuangan kuartal ketiga 2021 masih akan mewarnai pergerakan IHSG pada pekan depan. (Ika Puspitasari/Kontan)

Sumber: Kontan

Sumber: Kontan
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan