Breaking News:

Bunga KPR Masih Tinggi, Komisi XI Akan Panggil BI dan OJK

Komisi XI DPR akan memanggil jajaran pejabat Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Editor: Sanusi
Getty Image
Ilustrasi : Bank Indonesia (BI) diminta sadar bahwa kebijakannya terkait suku bunga acuan (7 Days Reverse Repo Rate) tidak berpengaruh ke bunga kredit pemilikan rumah (KPR) perbankan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi XI DPR akan memanggil jajaran pejabat Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pemanggilan tersebut terkait suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) yang masih tinggi di tengah rendahnya suku bunga acuan Bank Indonesia.

"Dalam masa sidang ini, kami sudah jadwalkan rapat evaluasi dengan BI serta OJK untuk memastikan kembali efektifitas implementasi kebijakan bunga KPR," kata Anggota Komisi XI DPR Kamrussamad saat dihubungi, Senin (8/11/2021).

Baca juga: BTS Konser di JIS Masih dalam Perencanaan, Jakpro Sebut Ingin Fokus Pembangunan Stadion

Mengutip data suku bunga dasar kredit (SBDK) yang dikeluarkan OJK pada September 2021, suku bunga KPR terendah diberikan PT BPD Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 5,67 persen dan tertinggi PT Bank Sahabat Sampoerna 16,50 persen.

Sementara bank pelat merah seperti BTN, BRI, BNI, Bank Mandiri kompak di posisi 7,25 persen.

Suku Bunga Acuan BI Turun, Bunga KPR Masih Tinggi, Ekonom CORE: Anomali Sektor Keuangan

Bank Indonesia (BI) diminta sadar bahwa kebijakannya terkait suku bunga acuan (7 Days Reverse Repo Rate) tidak berpengaruh ke bunga kredit pemilikan rumah (KPR) perbankan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah menyikapi masih tingginya bunga KPR, padahal suku bunga acuan BI telah turun ke posisi 3,50 persen.

Baca juga: Kejar Target KPR Non Subsidi Rp 10,3 Triliun, BTN Bidik Kalangan Milenial

"Suku bunga adalah domainnya BI. Kalau BI sendiri belum memahami sepenuhnya apa yang menyebabkan suku bunga kredit rigid (kaku) dan tidak mau turun, maka belum akan ada kebijakan yang akan mampu menurunkan suku bunga," papar Piter.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved