Breaking News:

Gedung Cyber 1 Kebakaran

Gedung Cyber 1 Terbakar, Data Center ISC Dipastikan Berfungsi Normal

PT Indonesia Super Corridor (CNI Group) memastikan, seluruh fasiitas Data Center ISC Cyber-1 Lantai 9 tetap bekerja dengan baik

WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Petugas pemadam kebakaran dan Tim Rescue, mengevakuasi karyawan yang terjebak dalam insiden Kebakaran Gedung Cyber 1, Jakarta Selatan, Kamis (2/12/2021). Dalam kejadian tersebut, 1 orang dikabarkan meninggal dunia. WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Gedung Cyber 1 lantai 2 Kuningan Barat, Jakarta Selatan, terbakar pada Kamis (2/12). Beberapa website dan layanan internet sempat down. 

Usai kebakaran itu, PT Indonesia Super Corridor (CNI Group) memastikan, seluruh fasiitas Data Center ISC Cyber-1 Lantai 9 tetap bekerja dengan baik dan tidak mengalami gangguan.

Humas CNI Group, Yunianto menuturkan, data center ISC Cyber-1 lantai 9 (CNI Group)  memiliki sertifikasi Tier III Facility dari Uptime Institute.

Baca juga: Alarm di Gedung Cyber I Berbunyi Sejak Pagi, Api dan Asap Muncul Siangnya

“Artinya, sistem infrastruktur data center kami yang terpasang, telah lulus dalam audit TCCF [Tier Certified Constructed Facility] pada bulan November 2019 oleh Uptime Institute, lembaga sertifikasi data center internasional,” ucap Yunianto dalam keterangan resmi, Senin (6/12/2021).

Alasan lain, menurut Yunianto, data Center ISC Cyber juga menggunakan sistem pendinginan yang independent dan sistem akses trapped door tahan api.

Sehingga, asap tidak masuk ke dalam ruang data center. Yunianto menerangkan, sistem proteksi kebakaran di dalam ruang data center tidak mendeteksi adanya potensi kebakaran dan sistem fire protection tetap standby dalam posisi normal. 

"Dan siap melindungi aset dalam data center saat terdeteksi potensi kebakaran. Jalur kelistrikan juga relatif aman. Karena memiliki dua jalur distribusi listrik yang dedicated dan terpisah satu dengan yang lain," terang Yunianto.

Baca juga: Kebakaran di Gedung Cyber 1, Dewabiz Pastikan Data Server Aman, Dari Sini Dugaan Sumber Api

Kemudian, saat terjadi musibah kebakaran tersebut, Data Center ISC Cyber-1 telah menerapkan Business Continuity Plan, sesuai dengan standar ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, ISO 20000-1, ISO 27001. Standar ini memastikan layanan bisnis tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa terganggu.

“Kami juga atas nama manajemen CNI Group menyampaikan belasungkawa mendalam atas terjadinya musibah ini, yang menyebabkan 2 orang korban meninggal dunia. Semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah yang Maha Kuasa dan diterima segala amal ibadahnya,” tutur Yunianto.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved