Pengamat: Pertamina Harus Jadi Garda Terdepan Agenda Mitigasi Perubahan Iklim
Ekonom Bhima Yudhistira berpendapat sudah selayaknya Pertamina menjadi penggerak agenda mitigasi
“Setiap penghematan di rantai pasok akan memberikan keuntungan bagi perusahaan serta terciptanya kepercayaan dari konsumen maupun investor. Dalam jangka panjang, ESG akan mendorong inovasi ke arah digital yang masif di seluruh operasional usaha,” papar Bhima.
“Ini akan berdampak pada trust konsumen yang lebih tinggi. Dan investor akan menambah modal ke BUMN dalam rangka melakukan ekspansi. Untuk itu, seluruh BUMN memang sebaiknya menerapkan standar ESG secepatnya,” terang Bhima.
Pertamina memang menjadi salah satu BUMN yang sangat fokus dalam penerapan ESG. Di antaranya, dengan memperbanyak model inovasi bisnis untuk mendukung transisi energi guna mencapai target net zero emmissions Indonesia pada 2060
Salah satu inovasi bisnis tersebut, adalah untuk mendukung proses transisi energi.
Di antaranya, Pertamina bersinergi dengan Gojek menggandeng pionir kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) roda dua di Indonesia, GESITS, serta KBLBB roda dua Taiwan Gogoro dalam mengembangkan infrastruktur hilir bagi motor listrik. Pengembangan tersebut yaitu pilot komersial Battery Swapping Station (BSS) atau Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ekonom-bhima-yudhistira.jpg)