Tips Raih Kebebasan Finansial di 2022 Ala Financial Planner Vicko Hadian
Dengan melek keuangan maka siapa saja bisa semakin sejahtera dan uang atau aset yang dimiliki aman dari risiko penipuan dan pencurian.
Selain itu, memiliki dana darurat yang memadai sebagai antisipasi risiko keuangan dan memiliki aset-aset yang bertumbuh, aset produktif dan memiliki warisan bahkan sumbangan yang bisa diberikan untuk orang lain yang membutuhkan.
“Agar berhasil pada perencanaan keuangan, bebas finansial dan bisa mandiri secara finansial tentu semua diawali dari kemampuan mengelola keuangan. Jadi, kalau pengin sukses dalam perencanaan keuangan maka kita benar-benar harus punya kemampuan dalam mengelola keuangan dan ini kunci utamanya," paparnya.
Ia menyampaikan siklus kehidupan mau tidak mau harus dijalani dan bagaimana semua bisa memaksimalkan kehidupan ini.
Rentang usia 20 – 40 tahun adalah fase pertama sebagai kondisi men at work. Artinya, mereka yang bekerja menukarkan keahliannya atau waktunya dengan bekerja untuk menghasilkan uang.
“Di 7.000 pada fase pertama ini sangat penting karena pada saat itu kita punya penghasilan biasanya kita punya tujuan, baik tujuan jangka panjang maupun tujuan jangka pendek," ungkapnya.
Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK, Horas VM Tahihoran mengungkapkan, semua pihak perlu mendorong masyarakat agar melek keuangan.
Dengan melek keuangan maka siapa saja bisa semakin sejahtera dan uang atau aset yang dimiliki aman dari risiko penipuan dan pencurian.
”Karena di luar banyak penjahat ekonomi yang memanfaatkan berbagai cara untuk menipu dan menguras uang kita. Oleh karena itu, tugas kita bersama mengedukasi masyarakat agar melek kauangan," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-kebebasan-finansial.jpg)