Harga Minyak Goreng

Megawati Soroti Keanehan Harga Minyak Goreng, Jokowi hingga Anggota DPR Kena Sindir

Megawati Soekarnoputri menyoroti soal harga harga kebutuhan pokok masyarakat mulai dari harga cabai, minyak goreng serta bawang merah

screenshot
Megawati Soroti Keanehan Harga Minyak Goreng, Jokowi hingga Anggota DPR Kena Sindir 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyoroti soal harga harga kebutuhan pokok masyarakat mulai dari harga cabai, minyak goreng serta bawang merah.

Megawati pun menanyakan itu langsung kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan juga turut dikritik oleh Megawati terkait kenaikan harga minyak goreng hingga cabai.

Hal itu disampaikan Megawati saat pidato politik peringatan HUT Ke-49 PDI Perjuangan secara virtual, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Harga Minyak Goreng Melonjak, Pemerintah Berencana Naikkan HET

"Bayangkan ya, rakyat itu sampai hari ini, saya sendiri, Pak Jokowi, bayangkan. Saya kan sering lihat toh kemarin harga cabe sekian, harga minyak goreng sekian, harga bawang merah sekian. Aneh betul menurut saya," kata Megawati.

Megawati mengatakan, bahwa permasalahan harga cabai hingga minyak goreng permasalahan klasik yang tak pernah terselesaikan hingga Indonesia Merdeka hari ini.

"Ya kok klasik banget ya, 76 tahun Merdeka, masa sih begitu aja dimana ya salahnya, ini autokritik," tambah Megawati.

Tak hanya itu, Presiden ke-5 RI itu juga mengkritik Anggota DPR. Karena, permasalahan petani harus diselesaikan olehnya secara langsung.

Seorang pekerja menimbang dan mengemas minyak goreng curah ke dalam kantung plastik di toko grosir Hilman, Jalan Cipaera, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/12/2021). Kementerian Perdagangan resmi membatalkan larangan penjualan minyak goreng curah yang rencananya akan berlaku mulai 1 Januari 2022. Pembatalan larangan penjualan minyak goreng curah dilakukan karena melihat UMKM dan masyarakat menengah ke bawah masih banyak yang membutuhkan. Sementara, harga minyak goreng curah di toko grosir Kota Bandung saat ini masih tinggi berkisar Rp 19 ribu - Rp 20 ribu per kilogram. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Seorang pekerja menimbang dan mengemas minyak goreng curah ke dalam kantung plastik di toko grosir Hilman, Jalan Cipaera, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/12/2021). Kementerian Perdagangan resmi membatalkan larangan penjualan minyak goreng curah yang rencananya akan berlaku mulai 1 Januari 2022. Pembatalan larangan penjualan minyak goreng curah dilakukan karena melihat UMKM dan masyarakat menengah ke bawah masih banyak yang membutuhkan. Sementara, harga minyak goreng curah di toko grosir Kota Bandung saat ini masih tinggi berkisar Rp 19 ribu - Rp 20 ribu per kilogram. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Dimana, para petani justru meminta Megawati turun langsung untuk mendengarkan curahan hati para petani soal permasalah harga bawang.

Bahkan, Megawati mengibaratkan permasalahan itu dihadapinya hampir setiap hari.

"Saya seringkali itu, makanan saya setiap hari, tahu-tahu saya mesti ke mana gitu karena para petani minta Ibu Mega datang karena kenapa harga bawang ini kelihatannya akan jatuh ya. Karena daerah saya Jawa Tengah. Ya saya lari lah ke Jawa Tengah, saya menanyakan kenapa dan kenapa," katanya.

"Jadi menurut saya itu jalan pengalaman saya yang seperti makanan nasi, setiap hari tapi kok sampai hari ini masih klasik, sebetulnya ada apa ya?" tanya Megawati.

Pemerintah Berencana Naikkan HET Minyak Goreng

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan berencana merevisi HET minyak goreng.

Saat ini, HET minyak goreng diatur melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 7 Tahun 2020 tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Petani dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved