Senin, 13 April 2026

Gejolak Rupiah

Dibayangi Konflik Rusia-Ukraina, Rupiah Diprediksi Tertekan Pada Jumat

Rupiah diyakini masih berada dalam tren negatif menyambut perdagangan besok, Jumat (4/3).

Editor: Sanusi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
ilustrasi: rupiah diprediksi akan bergerak pada rentang Rp 14.370 - Rp 14.430 per dolar AS untuk hari Jumat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rupiah diyakini masih berada dalam tren negatif menyambut perdagangan besok, Jumat (4/3). Sentimen eksternal dinilai akan jadi pemberat pergerakan rupiah besok.

Kepala Ekonom Bank Central Asia David Sumual menjelaskan, saat ini sentimen konflik Ukraina - Rusia masih jadi perhatian utama para pelaku pasar.

Sayangnya, hal ini berimbas negatif ke rupiah karena para investor cenderung beralih ke aset safe haven. Ini tercermin dari rally aset safe haven seperti dolar Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Sekitar 17.000 Turis Rusia dan Ukraina Terjebak di Republik Dominika

“Konflik ini juga memicu harga minyak dunia terus melonjak yang pada akhirnya akan mendorong kebutuhan impor Indonesia. Ini juga jadi sentimen negatif untuk rupiah dalam beberapa waktu ke depan,” kata David kepada Kontan.co.id, Rabu (2/3/2022).

Sementara terkait lonjakan harga batubara yang bisa untungkan ekspor Indonesia, David melihat hal tersebut memang jadi katalis positif untuk rupiah secara jangka panjang. Hanya saja, ia meyakini kenaikan harga minyak dan tekanan impor Indonesia secara jangka pendek akan buat rupiah volatile.

Baca juga: Pagi Ini Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.372 Per Dolar

Dia memproyeksikan, rupiah akan bergerak pada rentang Rp 14.370 - Rp 14.430 per dolar AS untuk hari Jumat.

Pada perdagangan Rabu (2/3), rupiah ditutup melemah 0,38% ke Rp 14.390 per dolar AS di pasar spot. Pelemahan juga terjadi di kurs Jisdor Bank Indonesia seiring mata uang Garuda ini ditutup di level Rp 14.373 per dolar AS atau terkoreksi 0,16%.

artikel ini sudah tayang di KONTAN dengan judul Rupiah Berpotensi Tertekan Pada Jumat (4/3), Dibayangi Konflik Rusia-Ukraina

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved