Konflik Rusia Vs Ukraina

Kapal Tanker Minyak SCF Milik Rusia Dilarang Berlabuh di Kanada

Inggris dan Kanada melarang kapal berbendera, dioperasikan atau dimiliki Rusia untuk berlabuh di pelabuhan mereka.

Youtube
Ilustrasi Kapal Tanker - Kapal Tanker Minyak SCF Milik Rusia Dilarang Berlabuh di Kanada 

Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni

TRIBUNNEWS.COM, HOUSTON - Dua kapal tanker minyak yang dikelola perusahaan pelayaran terbesar Rusia, Sovcomflot dialihkan dari tujuan awal mereka menuju Kanada.

Sementara kapal ketiga dilaporkan kembali berlayar ke Rusia akibat adanya sanksi yang didapat Rusia setelah menginvasi Ukraina.

Inggris dan Kanada melarang kapal berbendera, dioperasikan atau dimiliki Rusia untuk berlabuh di pelabuhan mereka. Sedangkan perusahaan Sovcomflot telah masuk ke daftar hitam Amerika Serikat.

Baca juga: Konflik Rusia-Ukraina Picu Ketidakstabilan Perdagangan hingga Kegiatan Ekspor China

Melansir dari situs sports.yahoo.com, kedua kapal tanker minyak Rusia mengubah arah setelah Kanada meningkatkan tekanan pada Rusia, dengan menutup pelabuhan mereka dan melarang kapal-kapal Rusia memasuki wilayah perairan Kanada.

Kapal tanker minyak berbendera Liberia, SCF Neva dilaporkan mengubah arah dari Kanada pada Kamis (3/3/2022) dan saat ini tengah menuju ke perairan Bahama.

Kapal itu mengangkut bahan bakar bunker untuk perusahaan minyak dan gas Kanada, Irving Oil.

Irving Oil yang memiliki kilang minyak di kota Saint John, mengonfirmasi bahwa SCF Neva telah dijadwalkan untuk tiba di kilang minyak tersebut.

Juru Bicara Irving Oil Katherine d'Entremont mengatakan kapal ini dialihkan karena adanya afiliasi dari Rusia.

"Kapal itu tidak membawa produk dari Rusia, tetapi karena afiliasi Rusia kapal itu dialihkan oleh pemasok kami," ungkap Katherine d'Entremont.

Baca juga: Dubes Rusia: Operasi Militer Khusus Bukan untuk Melawan Rakyat Ukraina

Katherine d'Entremont menambahkan, operasi Irving Oil dan pasokan ke pelanggan tidak akan terganggu dan tetap berjalan normal.

Kapal kedua, SCF Ussuri merupakan kapal tanker yang disewa oleh perusahaan energi Kanada Suncor Energy, saat ini dilaporkan berada di dekat Teluk St. Lawrence, Kanada setelah menangguhkan rute perjalanan awal mereka ke Montreal, Kanada. Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Montreal pada 1 Maret lalu.

Sedangkan kapal tanker ketiga SCF Yenisei, mengubah tujuannya pada hari Kamis kemarin, untuk kembali ke pelabuhan Vanino Rusia setelah mengeluarkan produk yang mereka angkut di awal bulan ini di pelabuhan Anacortes, di Pantai Barat Amerika Serikat.

Kapal berbendera Rusia sebenarnya memiliki persentase yang sangat kecil dari lalu lintas Amerika Serikat, namun adanya larangan kargo Rusia melintas di Amerika Serikat diperkirakan akan menimbulkan dampak yang jauh lebih besar.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved