Mulai Mei 2022, Daftar Calon Mitra Binaan Pertamina Wajib Lewat Jalur Online

Untuk meningkatkan pengetahuan usaha, Pertamina memiliki platform e-learning yang dapat diakses oleh seluruh UMKN binaan Pertamina

Penulis: Sanusi
ist
Mulai Mei 2022, Daftar Calon Mitra Binaan Pertamina Wajib Lewat Jalur Online 

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendorong UMK Mitra Binaan Pertamina naik kelas dengan mengikuti kurikulum UMK naik kelas (go modern, go digital, go online, go global). 

“Kegiatan ini terdapat empat kegiatan utama untuk menghasilkan lulusan pelaku usaha agar naik kelas, di antaranya bimbingan teknis berisikan teori, penugasan sebagai bentuk implementasi atas teori yang diberikan, tools dalam berpraktik, serta evaluasi berupa raport masing-masing peserta dan serta usulan perbaikan peserta,” jelasnya.

Fajriah menuturkan Pertamina memiliki kebijakan baku dalam proses rekrutmen UMKM secara online sehingga semua pelaku usaha mendapatkan perlakuan yang sama. Kebijakan rekrutmen mengacu kepada persyaratan yang telah dipersyaratkan Kementerian BUMN melalui Permen No. Per-05-MBU-4-2021. 

Sebagai upaya pemanfaatan teknologi digital, Pertamina memberlakukan kebijakan rekrutmen secara online, di antaranya pengajuan aplikasi, diikuti dengan mengunggah (upload) dokumen yang menjadi persyaratan.

“Survei calon mitra binaan dilakukan secara online, melalui kuesioner yang disiapkan untuk memvalidasi data yang telah disubmit oleh calon Mitra Binaan,” ujar Fajriah.

Baca juga: Pertamina Apresiasi Kinerja Positif TubanPetro Saat Pandemi Covid-19

Manager SMEPP Pertamina, Rudi Ariffianto menambahkan banyak manfaat yang bakal didapatkan UMK dengan mendaftarkan diri secara online. 

“Calon Mitra Binaan yang mendaftar secara online mendapatkan manfaat dari sisi efisiensi waktu, tenaga, dan biaya. Calon Mitra Binaan cukup mengakses melalui portal, mengisi data dan upload dokumen di aplikasi dengan satu waktu,” katanya.

Selain itu, tutur dia, calon Mitra Binaan tidak perlu menunggu lama terkait kepastian mendapatkan pinjaman usaha. Rudi menerangkan dana pinjaman Program Kemitraan diberikan dengan nilai hingga Rp250 juta dan jasa administrasi sebesar 6 persen per tahun. 

Program Kemitraan Pertamina telah dilakukan sejak 1993. Sejak saat itu, tercatat sebanyak lebih dari 66 ribu pelaku usaha yang menjadi Mitra Binaan Pertamina telah menerima penyaluran pinjaman modal. 

Mitra Binaan terbanyak berasal dari Jawa Barat sebanyak 13.375 pelaku usaha, Jawa Tengah sebanyak 9.269 pelaku usaha dan Sumatera Utara sekitar 11.765 pelaku usaha. Total akumulasi dana yang disalurkan sejak 1993 mencapai lebih dari Rp 4,2 triliun.

Baca juga: Forum GPDRR 2022 Peluang Promosikan UMKM Bali ke Pasar Global

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved