Jokowi Sempat Tanyakan Stok Gandum ke Putin dan Zelenskyy
Presiden Jokowi sempat menanyakan perihal stok gandum saat melangsungkan pertemuan dengan Presiden Rusia dan Presiden Ukraina
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menanyakan stok gandum kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat berkunjung ke Rusia dan Ukraina pekan lalu.
Presiden mengingatkan kepada masyarakat soal komoditas pangan, terutama gandum. Disampaikan Presiden saat acara Peringatan Hari Keluarga Nasional di Medan, Sumatera Utara, Kamis (7/7/2022). Presiden memaparkan Indonesia impor 11,7 juta ton gandum per tahun.
"Ini hati-hati, yang suka makan roti, makan mie, bisa harganya naik. Karena apa? Ada perang di Ukraina," ujar Presiden.
Baca juga: Pemerintah Lirik Sorgum, Sagu dan Moka untuk Gantikan Bahan Baku Gandum
Perang antara Rusia dan Ukraina mempengaruhi harga gandum. Sebab, 30-40 persen gandum dunia diproduksi dari Rusia, Ukraina, dan Belarusia.
Presiden Jokowi sempat menanyakan perihal stok gandum saat melangsungkan pertemuan dengan Presiden Rusia dan Presiden Ukraina dalam dua kesempatan berbeda pada pekan lalu.
"Waktu saya ke sana, saya tanya ke Presiden Zelenskyy berapa stok yang ada di Ukraina. 22 juta ton. Stok tidak bisa dijual. Ada panen baru, 55 juta ton. Artinya stok 77 juta ton. di Rusia sendiri saya tanya ke Presiden Putin, 130 juta ton. Bayangkan berapa ratus juta orang ketergantungan pada gandum Ukraina dan Rusia," ujar Jokowi.
Jokowi menyampaikan, di Afrika mulai terdampak perang. Sebab, gandum tidak bisa didatangkan dari Rusia dan Ukraina.
"Di Afrika dan beberapa negara di Asia sudah mulai yang namanya kekurangan pangan akut, sudah mulai yang namanya kelaparan," ujar Presiden.
Baca juga: Ukraina Minta Turki Menahan Kapal Kargo Berbendera Rusia yang Bawa Ribuan Ton Gandum
Karena itu, Presiden mengingatkan kepada masyrakat Indonesia pentingnya kemandirian pangan. Ia menginstruksikan para Bupati, Walikota di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan lahan-lahan kecil untuk menanam.
"Penting jangan sampai ada lahan kosong, manfaatkan untuk asupan gizi anak kita. Kita tanam dimanapun itu tumbuh. Penting sekali," ujar Presiden.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/jokowi-zelenskyy-putin.jpg)