Sabtu, 25 April 2026

Dorong Transformasi AI di Sektor Kesehatan, Industri Farmasi Kerja Sama dengan OpenAI

OpenAI dan Novo Nordisk membangun kolaborasi bersama untuk mendorong transformasi kecerdasan buatan (AI) di sektor kesehatan.

HO/IST
AI sedang mentransformasi berbagai industri, dan dalam bidang ilmu hayati (life sciences), teknologi ini dapat membantu manusia hidup lebih baik dan lebih lama. 
Ringkasan Berita:
  • OpenAI dan Novo Nordisk membangun kolaborasi bersama untuk mendorong transformasi kecerdasan buatan (AI) di sektor kesehatan.
  • Dengan dukungan OpenAI, perusahaan akan mengintegrasikan kemampuan AI tercanggih dari OpenAI secara global, mulai dari penemuan obat hingga aspek operasional.
  • Kolaborasi ini ditopang tata kelola data yang ketat serta pengawasan oleh manusia untuk memastikan penggunaan teknologi yang etis dan patuh regulasi.

 

TRIBUNNEWS.COM - Transformasi kecerdasan buatan (AI) di sektor kesehatan terus berlangsung. Satu diantaranya melalui momentum kerjasama perusahaan farmasi global Novo Nordisk dengan OpenAI.

Keduanya menjalin kerja sama untuk mendorong transformasi AI di sektor kesehatan dan mempercepat upaya menghadirkan pilihan pengobatan yang lebih inovatif dan berkualitas ke pasien.

Dalam kerjasama ini kedua perusahaan akan memanfaatkan kemampuan AI yang canggih untuk menganalisis data yang kompleks, mengidentifikasi penemuan obat yang menjanjikan, serta mempercepat waktu dari tahap penelitian hingga obat tersebut dapat diakses oleh pasien.

Baca juga: Wamenkes Dante Saksono Sebut Teknologi AI Bisa Mempercepat Transformasi Layanan Kesehatan

Kolaborasi ini didukung perlindungan data, tata kelola, dan pengawasan manusia yang ketat guna memastikan penggunaan teknologi yang etis dan sesuai regulasi.

Mike Doustdar, Presiden dan CEO Novo Nordisk mengatakan, kerjasama ini akan menegaskan posisi Novo Nordisk yang lebih leading dalam layanan kesehatan.

"Jutaan orang yang hidup dengan obesitas dan diabetes membutuhkan lebih banyak pilihan pengobatan, dan kami menyadari masih banyak terapi yang belum ditemukan yang dapat mengubah hidup mereka,” ujar Mike Doustdar dikutip Sabtu, 18 April 2026.

Dia menjelaskan, upaya engintegrasikan AI dalam pekerjaan sehari-hari akan membantu perusahaan dalam menganalisis data dalam skala yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan, serta mengidentifikasi pola yang belum pernah terlihat sebelumnya, serta menguji hipotesis dengan lebih cepat dari sebelumnya.

"Kolaborasi ini membantu kami mempercepat penemuan terapi baru dan menghadirkannya ke pasar dengan lebih cepat dari sebelumnya," sebutnya.

OpenAI juga akan membantu Novo Nordisk dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja global perusahaan dan literasi AI di seluruh organisasi.

Kerja sama ini juga akan memanfaatkan kapabilitas OpenAI untuk mengoptimalkan efisiensi di bidang manufaktur, rantai pasok, distribusi, serta kegiatan operasional perusahaan secara keseluruhan.

Program percontohan akan diluncurkan di seluruh departemen, termasuk riset dan pengembangan, manufaktur, serta operasional komersial, dengan integrasi penuh ditargetkan selesai pada akhir 2026.

Sam Altman, CEO OpenAI mengatakan, AI sedang mentransformasi berbagai industri, dan dalam bidang ilmu hayati (life sciences), teknologi ini dapat membantu manusia hidup lebih baik dan lebih lama.

Menurutnya kolaborasi dengan Novo Nordisk ini akan membantu mempercepat penemuan ilmiah, menjalankan operasional global yang lebih cerdas, serta mendefinisikan ulang masa depan dari penanganan pasien.
 

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved