INDEF: Indonesia Butuh Perbanyak Investasi Bidang Riset
Ekonom senior Indef Faisal Basri menyayangkan jenis investasi infrastruktur kurang memberikan dampak keberlanjutan pada pertumbuhan ekonomi RI.
Penulis:
Reynas Abdila
Editor:
Muhammad Zulfikar
Tribunnews/Nitis
Ekonom senior INDEF Faisal Basri. Faisal Basri menyayangkan tidak ada investasi berkaitan dengan riset dan pengembangan atau research and development (R&D).
Tauhid melihat tahun ini akan banyak narasi untuk merespon isu-isu yang berkembang saat ini.
Menurutnya, beberapa lembaga internasional memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini melambat.
Dia pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 kemungkinan meleset dari target yang ditetapkan di atas lima persen.
"Dampaknya sekarang belum kuat ke Indonesia tetapi pertumbuhan ekonomi Indonesia saya kira akan ada pelemahan," imbuh Tauhid. (Tribun Network/Reynas Abdila)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ekonom-senior-indef_.jpg)