Rabu, 3 Juni 2026

Prediksi IHSG Hari Ini, Ada Peluang Menguat Dalam Jangka Pendek

Dalam time frame yang lebih kecil, kata Herditya, pergerakan IHSG sedang membentuk pola triangle untuk membentuk wave (x) atau wave (b)

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pengunjung melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis (2/3/2023), ditutup naik 0,18 persen ke posisi 6.857,41.

Perdagangan saham pada hari ini, Jumat (3/3/2023) diprediksi bakalan mengekor hari sebelumnya.

Hal ini diprediksi oleh analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana.

Baca juga: Analis: IHSG Masih Dibayangi Tekanan yang Cukup Besar

Dalam time frame yang lebih kecil, kata Herditya, pergerakan IHSG sedang membentuk pola triangle untuk membentuk wave (x) atau wave (b) dari wave [ii].

"Hal tersebut berarti, pergerakan IHSG masih berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji kembali area 6.872-6.898," kata dia, Jumat (3/3).

Namun, Herditya mengingatkan, investor dan pelaku pasar untuk tetap waspada akan adanya potensi koreksi ke rentang 6.712-6.759 apabila IHSG menembus support 6.781.

Berikut ini rekomendasi saham pilihan untuk perdagangan hari ini.

1. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

CTRA ditutup menguat 0,5% ke Rp 985 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi CTRA sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 3, sehingga meskipun terkoreksi diperkirakan akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Rekomendasi: Buy on weakness Rp 960-Rp 980
Target harga: Rp 1.050, Rp 1.100
Stop loss: Di bawah Rp 940

2. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA)

ESSA ditutup terkoreksi 2,4% ke Rp 1.035 dan masih didominasi oleh munculnya tekanan jual. Posisi ESSA diperkirakan sedang berada di wave (iv) dari wave [iii], sehingga koreksi ESSA akan terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Rekomendasi: Buy on weakness Rp 1.000-Rp 1.030
Target harga: Rp 1.135, Rp 1.200
Stop loss: Di bawah Rp 960

3. PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS)

PNBS ditutup flat ke Rp 66 pada perdagangan kemarin (2/3) dan masih tertahan oleh MA20. Selama PNBS tidak terkoreksi ke bawah Rp 64 sebagai stop loss, maka posisi PNBS sedang berada di awal wave (iii) dari wave [iii].

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved