Minggu, 31 Mei 2026

Keuangan dan Perbankan

Perbedaan Deposito dan Reksadana, Simak Tips Memilihnya

Bagi Anda yang masih bingung untuk memilih antara Deposito atau Reksadana, berikut ini perbedaan dan tips memilihnya.

Tayang:
Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
KONTAN
Simak perbedaan antara Deposito dan Reksadana beserta tips memilih di antara keduanya. 

Deposito memiliki jangka waktu penyimpanan yang beragam, mulai dari 3 bulan sampai 3 tahun. Bukan berarti jika Anda membutuhkan dana segera, tidak dapat dicairkan sama sekali.

Deposito dapat dicairkan lebih awal, namun bank akan mengenakan biaya penalti atau denda.

Sementara, pada reksadana lebih fleksibel.

Anda dapat menjual aset kapan saja, namun pencairan dana akan membutuhkan waktu maksimal 7 hari untuk dikirimkan pada rekening.

7. Risiko

Deposito memiliki risiko rendah dan terjamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga sebesar Rp2 miliar.

Jadi, jika sewaktu-waktu bank penyedia deposito mengalami kebangkrutan, uang Anda tidak akan hangus.

Sementara, produk reksadana memiliki risiko yang beragam, tergantung pada jenisnya.

Ilustrasi reksadana
Ilustrasi reksadana (IST)

Tips Memilih Deposito atau Reksadana

Setelah mengetahui perbedaannya, berikut tips untuk memilih antara deposito atau reksadana:

1. Legalitas dan Izin OJK

Sebelum melakukan investasi dengan membuka deposito maupun reksadana, Anda harus mengecek daftar bank serta manajer investasi yang sudah memiliki izin usaha. Anda dapat mengecek daftar tersebut melalui situs www.ojk.go.id.

2. Track Record Lembaga

Anda perlu melihat pengalaman bank atau manajer investasi yang akan dipilih melalui prospektus dan fund fact sheet reksadana.

3. Histori Kinerja Lembaga

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved