Penipuan
Waspada! Ada Modus Penipuan Tagih SPT Tahunan Lewat File APK, Ini Kata Ditjen Pajak
Jika ada oknum yang mengirimkan APK terkait penagihan pajak atau SPT tahunan, sudah dipastikan hal tersebut merupakan praktik penipuan.
Penulis:
Bambang Ismoyo
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan meminta masyarakat untuk lebih mewaspadai adanya modus penipuan baru, yakni penagihan pajak atau surat pemberitahuan tahunan (SPT) dengan file Application Package File (APK) melalui aplikasi WhatsApp.
Penipuan modus tersebut kini menjadi perbincangan, dan tak sedikit masyarakat yang merupakan para wajib pajak tertipu.
Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Tanah Abang III, Atmo menyampaikan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tidak pernah mengirimkan file terkait penagihan pajak dalam bentuk file APK melalui layanan WhatsApp.
Baca juga: Kompas Gramedia Gandeng Kantor Pajak Tanah Abang Gelar Pelaporan SPT Tahunan
Jika ada oknum yang mengirimkan APK terkait penagihan pajak atau SPT tahunan, sudah dipastikan hal tersebut merupakan praktik penipuan.
"Masyarakat sekalian, imbauan saya jangan dibuka. Itu bentuk penipuan," ungkap Atmo saat ditemui di Kantor Kompas Gramedia Jakarta, Senin (4/3/2024).
Ia mengungkapkan, sebagai wajib pajak yang tengah mengalami masalah saat melakukan kewajiban membayar pajak, bisa mencari bantuan via layanan Kring Pajak.
Diketahui, Kring Pajak adalah sebuah layanan berupa call center yang dibentuk oleh DJP untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keterbukaan dalam informasi perpajakan untuk wajib pajak, baik perorangan maupun atau badan (perusahaan).
Layanan Kring Pajak sendiri berada di bawah arahan Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan (KLIP) Direktorat Jenderal Pajak dan ketentuannya telah diatur dalam Peraturan Ditjen Pajak No: PER - 02/PJ/2014 dan PER - 22/PJ/2014. Nomor kontak layanan Kring Pajak adalah 1500200.
Ragam layanan bisa masyarakat gunakan saat menggunakan Kring Pajak, di antaranya bertanya soal SPT Tahunan, pajak penghasilan, kurang bayar, macam-macam pengaduan pungutan liar, alur pembayaran atau melaporkan pajak, dan sebagainya.
"Kita ada saluran resmi melalui pengaduan 500-200. Jadi kalau ada hal seperti itu (penipuan) sebaiknya diabaikan. Karena akan merugikan masyarakat itu sendiri," pungkasnya.
Penipuan
Bantahan Reza Artamevia Dipolisikan Kasus Dugaan Penipuan: Berlian Rp150 Miliar Saya Ada di Mereka |
---|
Reza Artamevia Merasa Dirugikan Nama Baiknya Setelah Dituduh Lakukan Penipuan Berlian |
---|
Profil Reza Artamevia, Ibunda Aaliyah Massaid yang Terseret Kasus Dugaan Penipuan Berlian Palsu |
---|
Reza Artamevia Terseret Kasus Dugaan Penipuan Berlian, Bawa Dokumen Jual Beli di Notaris ke Polisi |
---|
Datangi Mabes Polri, Ini Penjelasan Reza Artamevia Usai Terseret Kasus Penipuan Berlian Palsu |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.