Senin, 1 September 2025

Super Holding Danantara

Rosan Roeslani: Danantara Jadi Badan yang Paling Banyak Diawasi

CEO Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani mengatakan, Danantara akan menjadi badan yang paling banyak diawasi. 

Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Sanusi
Kementerian Investasi/BKPM
PALING BANYAK DIAWASI - Rosan Roeslani ditunjuk menjadi Chief Executive Officer (CEO) Danantara. Rosan Roeslani mengatakan, Danantara akan menjadi badan yang paling banyak diawasi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Rosan Roeslani mengatakan, Danantara akan menjadi badan yang paling banyak diawasi. 

Sebab menurutnya, BP Danantara ini melibatkan banyak pihak dan pertanggungjawabannya langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca juga: Jadi Pimpinan Danantara, Rosan Roeslani dan Dony Oskaria Harus Mundur dari Jabatan Menteri-Wamen

"Ini mungkin menurut saya ini Danantara adalah suatu badan yang paling banyak diawasi. Ini paling banyak diawasi. Karena nanti dapat semua terlibat," kata Rosan usai menghadiri peresmian Danantara dikutip melalui siaran langsung Kompas TV, Senin (24/2/2025).

"Karena ini kita adalah laporan langsung ke Bapak Presiden itu sudah tidak ada yang paling lebih tinggi lagi laporannya pertanggungjawabannya ke Bapak Presiden dan Bapak Presiden otomatis akan dibantu oleh seluruh perangkatnya untuk memastikan kita bisa berjalan dengan baik," sambungnya.

Rosan mengatakan, tanggungjawab memimpin Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM ini sangat besar. Sehingga perlu dijalankan dengan baik dengan perencanaan yang matang tanpa ada benturan kepentingan.

"Saya yakin juga akan melibatkan semua pihak dan seluruh perangkatnya untuk kita baik itu diawasi, dicek secara regular dan tentunya kita di saat bersamaan juga pesan Bapak Presiden bahwa kita ini selalu harus terbuka dan kita sih terbuka gitu ya," jelasnya.

Rosan Roeslani menyebut akan menggandeng tim independen dari internasional maupun nasional, untuk membantu menyusun struktur Danantara.

Baca juga: Sandi Mandela: Danantara, Strategi Besar Menuju Ekonomi Indonesia Tumbuh dan Investasi Modern

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan pesan Presiden R Prabowo Subianto untuk memilih tim Danantara yang harus profesional dan kompeten di bidangnya.

"Kami pun dalam menyusun tim kami ini dibantu oleh tim independen internasional dan juga nasional yang akan menyeleksi, jadi mereka akan menyeleksi untuk pembentukan tim kami di segala level," kata Rosan.

Adapun pada puncak HUT ke-17 Partai Gerindra, Prabowo mengusulkan, seluruh mantan presiden Indonesia untuk menjadi pengawas bagi pelaksanaan Danantara sebagai kekuatan energi masa depan.

"Danantara adalah kekuatan energi masa depan dan ini harus kita jaga bersama karena itu saya minta semua presiden sebelum saya berkenan ikut menjadi pengawas di dana ini," kata Prabowo saat puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Partai Gerindra dikutip Minggu (16/2/2025).

Bahkan, Prabowo juga ingin melibatkan para organisasi keagamaan mulai dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah bahkan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) untuk bersama-sama mengawal Danantara.

"Saya juga berpikir kalau perlu pimpinan NU, pimpinan Muhammadiyah, pimpinan mungkin dari KWI dan sebagainya yang lain ikut juga membantu mengawasi," ucap Prabowo.

"Supaya ini adalah uang rakyat ini adalah uang anak-anak dan cucu-cucu kita dan nilainya adalah hampir 980 miliar dolar AS aset under management," sambungnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan