Selasa, 12 Mei 2026

Digitalisasi Menembus Tameng Pasar Tradisional, Manfaat Besar Transaksi QRIS

Transaksi QRIS bagi Sri Maryati tak hanya memberikan kemudahan, tapi ciptakan rezeki tambahan sebagai pedagang busana pengantin di Pasar Beringharjo

Tayang:
Tribunnews.com/Chrysnha Pradipha
PANEN REZEKI - Sri Maryati mengungkap begitu besarnya manfaat transaksi pembayaran digital bernama Quick Response Code Indonesian Standard alias QRIS, Kamis (13/2/2025). Transaksi QRIS bagi Sri Maryati tak hanya memberikan kemudahan, tapi menciptakan rezeki tambahan. 

Tantangan Berdigital

BUSANA PENGANTIN - Aneka produk dagangan di kios busana pengantin milik Sri Maryati di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Kamis (13/2/2025).
BUSANA PENGANTIN - Aneka produk dagangan di kios busana pengantin milik Sri Maryati di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Kamis (13/2/2025). (Tribunnews.com/Chrysnha Pradipha)

Meski QRIS memberikan banyak kemudahan, Sri Maryati mengakui bahwa ada tantangan dalam mengadopsi teknologi ini. 

Beberapa pelanggan, terutama yang lebih tua, masih kesulitan menggunakan QRIS. Namun, ia optimis bahwa seiring waktu, semua orang akan terbiasa dengan sistem pembayaran digital.

Selain itu, Sri Maryati juga menghadapi tantangan dalam menghadapi persaingan dengan pedagang online. Namun, ia tetap bersyukur karena bisnisnya masih bertahan dan terus berkembang. "Rezeki sudah ada yang ngatur," ujarnya dengan penuh syukur.

Sri Maryati berharap QRIS dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi pelaku usaha kecil dan menengah seperti dirinya. 

Ia juga berencana untuk terus memanfaatkan teknologi digital lainnya, seperti BRImo, untuk mengoptimalkan bisnisnya.

Dengan semangat pantang menyerah dan adaptasi terhadap teknologi, Sri Maryati membuktikan bahwa pembayaran digital seperti QRIS bukan hanya tren, tetapi juga solusi nyata untuk memajukan bisnis.

 Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak pelaku usaha lainnya untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dalam menghadapi era digital. 

Digitalisasi UMKM

Diwawancarai terpisah, Founder Creative Space Solo, Joko Purwono menyoroti perkembangan digital untuk para pelaku UMKM.

Menurutnya, kesadaran para pedagang juga pelaku UMKM semakin hari semakin meningkat.

Namun, ia menggaris bawahi tindak lanjut perbankan dan dinas terkait agar melakukan pendampingan kepada pedagang terkait pemberlakuan transaksi digital.

"Di shelter, di pasar-pasar memang sudah banyak pakai QRIS, tapi masih ditemukan yang belum bahkan enggan pakai QRIS. Kan ada juga (pedagang) yang sepuh lalu sudah lanjut usia tak tahu caranya, jadi kita harap ada pendampingan lanjut," jelasnya pada Selasa (4/3/2025).

Dorongan Perbankan

Sebagai upaya pengembangan ekonomi berbasis digital, perbankan kini mendorong penggunaan transaksi QRIS.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved