Selasa, 5 Mei 2026

Siemens Indonesia Teken Empat MoU Bantu Percepat Transformasi Digital 

Pertukaran pengetahuan, serta inisiatif kolaboratif lainnya guna meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat transformasi digital.

Tayang:
Istimewa
SIEMENS INDONESIA TEKEN EMPAT MOU - PT Siemens Indonesia menekan empat nota kesepahaman, atau (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kementerian Perindustrian, PLN Electricity Services, PT Surya Energi Indotama dan Dewan Transformasi Digital Industri Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Siemens Indonesia menekan empat nota kesepahaman, atau (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kementerian Perindustrian, PLN Electricity Services, PT Surya Energi Indotama dan Dewan Transformasi Digital Industri Indonesia (WANTRI).

Presiden Direktur dan CEO Siemens Indonesia Surya Fitri mengatakan, dalam dunia yang menuntut adaptabilitas dan tanggung jawab terhadap lingkungan, Indonesia secara strategis merangkul transformasi digital untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Siemens mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui solusi teknologi di sektor industri dan infrastruktur. Menurut Surya, dengan merangkul teknologi canggih, bisnis dapat tetap kompetitif dan memenuhi permintaan yang terus meningkat akan efisiensi dan keberlanjutan. 

Baca juga: Profil Agustin Escobar, Sosok Visioner di Balik Transformasi Siemens Spanyol

Kemitraan strategis untuk transformasi berkelanjutan di bidang Energi, dan Infrastruktur ditandai dengan nota kesepahaman dengan PLN Electricity Services, MoU ini untuk berkolaborasi dalam lokakarya teknis, pelatihan O&M, pengembangan digitalisasi dan smart grid.

Selain itu, pertukaran pengetahuan, serta inisiatif kolaboratif lainnya guna meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat transformasi digital di sektor energi Indonesia.

"Kita bisa men-support PLN team dari Eltifikasi dan Service. Apabila ada kebutuhan untuk assess di industri, kita akan bisa support," kata Surya di Hotel Borobudur, Rabu (11/6/2025).

"Tentunya ini masih tahap awal untuk secara high level kita membuatkan mata kesepahaman. Nanti akan kita bicarakan lebih detail lagi," sambungnya.

Selain itu, PT Siemens Indonesia dan Direktorat Industri Kemurgi, Oleokimia, dan Pakan (Kementerian Perindustrian) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mempercepat transformasi digital di sektor kelapa sawit melalui asesmen INDI 4.0, pelatihan tenaga kerja, dan pengembangan modul pelatihan khusus.
 
Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan, MoU ini bukan hal baru sebab Kemenperin sudah sering menekan nota kesepahaman bersama Siemens Indonesia dalam berbagai kesempatan lainnya.

"Nah kalau sekarang itu memang permasalahannya kita masih banyak. Masalahnya adalah di hardware, bagaimana komunikasi data. Karena ini solusinya di sini. Ini ada solusinya," ujar Putu.

"Nah kita juga memenangani sawit, data-datanya itu akan kita membuat data center. Jadi data center berkait dengan sawit Karena ini kita sangat butuhkan. Kita ke depannya kita akan masuk ke sertifikasi ISPO. Sertifikasi itu data-datanya sudah kita transaksi. Ini kan bisa ditelusuri sampai dengan legalitas gitu. Itu yang kita persiapkan," sambungnya.

Adapun MoU lainnya adalah PT Siemens Indonesia dan Dewan Transformasi Digital Industri Indonesia (WANTRI) menandatangani MoU untuk mendorong transformasi digital di sektor makanan dan minuman melalui penerapan solusi digital, adopsi teknologi, dan inisiatif pelatihan bersama.

Terakhir, PT Surya Energi Indotama dan PT Siemens Indonesia menandatangani MoU untuk mengembangkan solusi bangunan cerdas dan berkelanjutan melalui integrasi Al, energi surya, dan sistem otonom, serta mendorong pelatihan dan transformasi digital berbasis ESG di proyek-proyek infrastruktur.

Di sisi lain, Siemens menjalin kemitraan dengan Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pertamina, dan Universitas Sriwijaya untuk memperkuat pendidikan sistem tenaga. listrik melalui integrasi perangkat lunak PSS® SINCAL ke dalam kurikulum akademik.

Dalam kerjasama ini, Siemens menyediakan komputer berkinerja tinggi dan lisensi PSS® SINCAL-perangkat simulasi dan analisis sistem tenaga listrik yang digunakan secara global-serta dukungan teknis, pengujian lisensi jaringan, dan pelatihan bagi dosen dan mahasiswa.

Perangkat lunak ini akan digunakan dalam mata kuliah dan praktik laboratorium teknik elektro, memberikan pengalaman langsung dengan teknologi standar industri. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam mencetak talenta teknik masa depan dan mendukung transisi energi Indonesia yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

 

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved