Optimistis Target Lifting Minyak Tahun Ini Tercapai, Menteri Bahlil: Ini Kerja Total Football
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yakin target lifting minyak pada tahun ini dapat tercapai.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yakin target lifting minyak pada tahun ini dapat tercapai.
Dalam APBN 2025, target lifting minyak bumi ditargetkan sebesar 605 barel per hari. Realisasi hingga 29 Juni 2025 telah mencapai 602 ribu barel per hari.
Baca juga: Hadapi Dinamika Geopolitik, Bahlil Sebut Indonesia Harus Transformasi Energi dari Fosil ke EBT
"Insyaallah kita bisa menyukseskan target pemerintah untuk lifting minyak kita sampai dengan 605 ribu barel di akhir Desember 2025. Ini memang kerjanya kerja total football," kata Bahlil ketika rapat bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/7/2025).
Ia mengatakan pada 2026 mendatang dibutuhkan konsentrasi dan kerja ekstra karena target lifting minyak akan dinaikkan.
Pada tahun depan atau di RAPBN 2026, Bahlil mengusulkan target lifting minyak berada di rentang 605 hingga 610 ribu barel per hari.
"Fundamental kita di 2026, untuk menuju 2026, ini butuh konsentrasi dan kerja ekstra. Kenapa? Karena incline-nya itu kan diperkirakan sekitar 10 sampai 15 persen," ujar Bahlil.
"Nah, di 2026, di samping kita berusaha untuk menaikkan lifting, kita juga harus menjaga penurunan yang ada," ucapnya.
Menurut Bahlil, usulan yang ia lemparkan ini masih bisa dibahas di kemudian hari hingga nantinya akan disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto saat pidato penyampaian RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan.
Sementara itu, untuk update terkini lifting gas bumi mencapai 1.211 ribu barel setara minyak per hari.
Pada RAPN 2026, Bahlil merencanakan dapat tercapai lifting sebesar 953 sampai 1.017 ribu barel setara minyak per hari untuk gas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Menteri-ESDM-Bahlil-Lahadalia-ketika-rapat-bersama-Komisi-XII-DPR-RI.jpg)