Selasa, 5 Mei 2026

Bangun PLTS di KEK Sei Mangkei, PTPN III dan PNRE Perluas Komitmen Energi Terbarukan

PTPN III dan Pertamina NRE, mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 3 MW di Sei Mangke

Tayang:
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Sanusi
HO
ENERGI TERBARUKAN - Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Energi Baru Terbarukan PTPN III (Persero) bersama Pertamina NRE melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 3 MW di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Holding Perkebunan Nusantara, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) bersama Pertamina NRE, mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 3 MW di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Proyek ini direalisasikan melalui Perjanjian Kerja Sama Pengembangan Energi Baru Terbarukan yang ditandatangani oleh Direktur Bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy dan CEO Pertamina NRE, John Anis.

Baca juga: Pemanfaatan PLTS Ditingkatkan Industri Semen Jadi Sumber Energi Ramah Lingkungan

Agenda tersebut juga disaksikan langsung oleh Direktur Utama PTPN III (Persero) Denaldy Mulino Mauna dan Wadirut Pertamina Oky Muraza, di Jakarta, pada Selasa (8/7/2025).

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam mendukung optimalisasi potensi energi terbarukan nasional dan menarik lebih banyak investor ke KEK Sei Mangkei sebagai kawasan industri berwawasan lingkungan.

Dalam arahannya, Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy menyampaikan bahwa PTPN Group sangat berkomitmen dalam pengembangan EBT.

"Salah satunya dengan peluncuran Eco Cycle untuk memastikan pemanfaatan seluruh limbah industri PTPN Group telah dimanfaatkan dalam program ekonomi sirkular," ujar dia.

Denaldy menambahkan PTPN III bersama PNRE telah dan akan terus berkerja sama mengoptimalkan pemanfaatan EBT lainnya seperti program pengembangan Biodiesel untuk mendukung program B50 Pemerintah, program pengembangan Bioetanol, serta pengembangan Bioavtur (SAF).

Kerja sama PLTS 3 MW di KEK Sei Mangkei, Sumatera Utara ini merupakan sinergi lanjutan antara PTPN III dan PNRE.

Baca juga: PLTS Berkapasitas 303,1 kWp di Banten Diresmikan, Bakal Hasilkan Energi 400 MWh per Tahun

Dimana sebelumnya telah terjalin kerja sama Bangun Guna Serah (BGS) PLTS berkapasitas 2 MW di KEK Sei Mangkei dan telah beroperasi sejak September 2021 hingga saat ini.

Denaldy menambahkan bahwa PTPN III selaku Holding BUMN perkebunan dan pemegang izin wilayah usaha (wilus) di KEK Sei Mangkei, berkomitmen untuk terus berupaya dalam mengembangkan EBT guna mendukung target kebijakan EBT dalam bauran energi Nasional serta mewujudkan program Asta Cita Pemerintah khususnya dalam bidang ketahanan/kemandirian energi.

“Kami mengapresiasi kerja sama erat dengan PNRE dan seluruh tim proyek. Semoga kolaborasi ini menjadi pijakan awal untuk lebih banyak inisiatif energi hijau lainnya di masa depan.

Kolaborasi BUMN seperti ini akan menjadi pondasi penting bagi terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” tutup Denaldy.

Sementara, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza mengatakan dalam arahannya, Sinergi BUMN antara Pertamina dan PTPN III merupakan bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pengembangan teknologi energi hijau di Indonesia.

“Harapannya, kolaborasi ini dapat diperluas ke sektor lain seperti biodiesel (FAME), Sustainable Aviation Fuel (SAF), dan bioethanol, sehingga memperkuat ekosistem energi terbarukan nasional secara menyeluruh".

Direktur Bisnis Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Ryanto Wisnuardhy menambahkan, PLTS berkapasitas 3 MW ini memiliki potensi menurunkan emisi karbon sebesar 4.100 ton CO₂e per tahun, atau setara 102.500 ton CO₂ selama 25 tahun masa kerja sama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved