Minggu, 31 Agustus 2025

RUPSLB PGN Rombak Pengurus, Arief Kurnia Risdianto Jadi Dirut Baru, Eddy Hiariej Komisaris

PGN merombak jajan direksi dan komisiras saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

handout
RUPSLB PGN - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) merombak jajan direksi dan komisirasi lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa di Jakarta, Rabu (27/8/2025). 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) merombak jajan direksi dan komisiras saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Keputusan RUPSLB berdasarkan sekitar 77,98 persen dari hasil pemungutan suara pemegang saham yang hadir sepakat melakukan perubahan pengurus Perseroan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Dewan Komisaris dan Direksi yang telah mengantarkan PGN untuk mencapai kinerja terbaik dalam beberapa tahun terakhir,” kata Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman dalam keterangan tertulis, Kamis (28/8/2025).
 
Ia mengatakan, formasi kepemimpinan PGN yang baru diharapkan dapat menahkodai PGN untuk semakin solid dan lincah dalam menghadapi tantangan-tantangan volatilitas perekonomian dan sektor energi.

“Diversifikasi bisnis gas bumi juga akan terus berkembang untuk mengoptimalkan peran gas bumi dalam rangka percepatan transisi energi menuju Net Zero Emission," ujar Fajriyah.

Dukungan dari Pemerintah dan seluruh stakeholder akan memperkuat PGN untuk mencapai target-target pemanfatan gas bumi untuk ketahanan energi nasional,” pungkasnya.

Posisi direktur utama diisi oleh Arief Kurnia Risdianto yang menggantikan Arief S. Handoko. Arief Risdianto telah lama berkarir di Pertamina International Shipping (PIS). Selama lebih dari 19 tahun, ia telah mengisi berbagai jabatan.

Sebelumnya dia menjadi direktur operasi PIS, sebelum ditarik ke PT Pertamina (Persero) sebagai SVP President Logistics Integration & Optimization Pertamina pada Oktober 2022 hingga September 2024.

Sebelum menjadi dirut PGN, ia merupakan Direktur Manajemen RIsiko hasil RUPST 2024.

Sementara itu, di posisi dewan komisaris ada Tony Setia Boedi Hoesodo yang menjabat sebagai komisaris utama dan komisaris independen.

Sebelum menjadi komisaris utama, Tony merupakan komisaris independen PGN berdasarkan RUPS Tahunan PGN pada 30 Mei 2024.

Baca juga: ASAKI Desak PGN Cabut Aturan Batas Harian dan Surcharge Gas Industri

Tony adalah seorang purnawirawan TNI yang pernah menjabat sebagai Komandan Korem (Danrem) 151 Binaiya/Maluku.

Ia juga pernah menjabat di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) sebagai deputi pendidikan dan tenaga profesional bidang sosial budaya.

Selain itu, di kursi komisaris ada nama Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej atau akrab disapa Eddy Hiariej.

Baca juga: Pasokan Gas Terus Membaik, PGN Klaim Industri Kembali Beroperasi

Bergabungnya Eddy ke jajaran komisaris PGN menambah daftar panjang wamen di Kabinet Merah Putih yang merangkap jabatan sebagai komisaris di BUMN.

Berikut daftar lengkap komisaris dan direksi baru PGN:
 
Dewan Komisaris

Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Tony Setia Boedi Hoesodo
Komisaris : Edward Omar Sharif Hiariej
Komisaris : Rambe Kamarulzaman
Komisaris : Thanon Aria Dewangga
Komisaris Independen : Conny Lolyta Rumondor
Komisaris Independen : Widjono Hardjanto

Direksi

Direktur Utama : Arief Kurnia Risdianto
Direktur Keuangan : Catur Dermawan
Direktur Komersial : Aldiansyah Idham
Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis : Mirza Mahendra
Direktur Infrastruktur dan Teknologi : Hery Murahmanta
Direktur Manajemen Risiko : Eri Surya Kelana
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis : Rachmat Hutama

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan