Kamis, 9 April 2026

Profil PT SLNC yang Area Konstruksinya di IMIP Kebakaran

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.53 WITA di menara pencucian (scrubber) gas buang, yang diketahui terbuat dari bahan Tesin fiberglass.

|
Tangkapan layar medsos
KEBAKARAN DI PT IMIP - Kebakaran di PT Sulawesi Nickel Cobalt (SLNC) Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, mengalami kebakaran pada Minggu (12/10/2025) pagi. Tiga orang pekerja menjadi korban dengan kondisi luka bakar. 

Ringkasan

  • Kebakaran di PT SLNC mengakibatkan tiga pekerja luka bakar
  • Api muncul dari menara pencucian gas buang pada pukul 08.53 WITA
  • PT SLNC memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  -  Area konstruksi milik salah satu perusahaan yang beroperasi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), yaitu PT Sulawesi Nickel Cobalt (SLNC), mengalami kebakaran pada Minggu (12/10/2025).

Kebakaran tersebut mengakibatkan tiga orang pekerja menjadi korban dengan kondisi luka bakar.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.53 WITA di menara pencucian (scrubber) gas buang, yang diketahui terbuat dari bahan Tesin fiberglass.

Baca juga: Daftar Kebakaran Pabrik di Kawasan IMIP Morowali Sulawesi Tengah, Sudah 6 Kali Sejak 2023

Api sempat terlihat membesar pada pukul 08.57 WITA, sebelum berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.26 WITA oleh tim pemadam kebakaran

Profil PT SLNC

Menghimpun berbagai sumber, PT SLNC adalah salah satu perusahaan yang beroperasi di kawasan Industri IMIP.

PT SLNC memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), salah satu bahan pendukung industri kendaraan listrik di Indonesia.

Kapasitas produksi MHP yang dihasilkan perusahaan ini adalah sebesar 80 ribu ton per tahun.

 

Kronologi Kebakaran

Informasi yang dihimpun PT IMIP dari lokasi kejadian menyebutkan, insiden berawal dari aktivitas pekerjaan panas (pengelasan dan pemotongan) di lantai 3 area konstruksi tabung fiber.

Percikan api diduga kuat mengenai terpal pelindung, yang kemudian menimbulkan api.

Api dengan cepat membesar dan menyebar hingga ke lantai atas, menyebabkan seorang pekerja, La Osi Adi, terjebak di posisi tertinggi.

Tim tanggap darurat di lokasi segera melakukan upaya pemadaman dengan APAR yang tersedia. Sebuah operasi penyelamatan yang cepat dan terkoordinasi pun dilakukan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved