RSUD dr Soetomo Surabaya Kebakaran, Ada Pasien Meninggal, Pihak Rumah Sakit Beri Penjelasan
Insiden kebakaran yang terjadi di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada Jumat (15/5/2026).
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Insiden kebakaran yang terjadi di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada Jumat (15/5/2026), sempat memicu kepanikan pasien dan tenaga medis di rumah sakit di Jawa Timur.
Kebakaran di RSUD Dr. Soetomo Surabaya ini, bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, kebakaran pernah terjadi pada Senin, 14 September 2020.
Bedanya, kebakaran pada tahun 2020 terjadi di sebuah gudang yang berada di ruang bawah atau basement.
Sementara hari ini, kebakaran RSUD Dr. Soetomo Surabaya berada di ruangan lantai 5 pada Jumat pagi pukul 06.33 WIB.
Sejumlah petugas rumah sakit pun berlarian di lobby gedung mengevakuasi pasien keluar dari gedung.
Dalam kejadian tersebut, terdapat pasien RSUD Dr. Soetomo Surabaya yang meninggal dunia.
Seorang pasien kritis pascaoperasi jantung meninggal saat menjalani proses stabilisasi setelah dievakuasi dari ruang perawatan intensif.
Dikutip dari TribunJatim.com, Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Dr. dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, menjelaskan pasien yang meninggal sebelumnya dirawat di ICCU dalam kondisi sangat kritis.
Pasien itu, disebut ketergantungan alat bantu napas ventilator dan menjalani prosedur hemodialisis atau cuci darah.
Baca juga: Kronologi Kebakaran Gedung RSUD dr Soetomo Surabaya, Dugaan Penyebab Korsleting Lemari Es
Prof. Cita menjelaskan, saat kebakaran terdeteksi, tim rumah sakit segera melakukan evakuasi darurat terhadap seluruh pasien di area terdampak termasuk dua pasien ICCU dengan kondisi paling kritis.
Namun, satu pasien meninggal dunia.
“Kedua pasien berhasil dipindahkan ke Ruang Resusitasi IGD untuk dilakukan penanganan lanjutan."
"Satu pasien berhasil distabilisasi, sementara satu pasien lainnya meninggal dunia dalam proses stabilisasi,” katanya.
Kondisi Pasien Sudah Berat sebelum Kebakaran
Masih mengutip Tribun Jatim, pasien meninggal adalah pasien rujukan yang baru menjalani operasi jantung dan masih berada dalam fase pemulihan intensif.