Sabtu, 11 April 2026

MIND ID Edukasi Perkembangan Teknologi Tambang di Minerba Convex 2025

MIND ID mengedukasi masyarakat tentang teknologi tambang dari masa ke masa berikut transformasi industrinya di Minerba Convex 2025 di Jakarta.

Penulis: Erik S
Editor: Choirul Arifin
handout
EDUKASI DUNIA TAMBANG - Booth BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID di penyelenggaraan Minerba Convex 2025 di Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID mengedukasi masyarakat tentang teknologi tambang dari masa ke masa berikut transformasi industrinya di pameran Minerba Convex 2025 di Jakarta.

Booth MIND ID menampilkan konsep interaktif bertajuk 'Transformining' dan mengajak pengunjung menyimak perjalanan panjang kontribusi sektor pertambangan terhadap transformasi sektor industri.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama bilang, kehadiran MIND ID di Minerba Convex 2025 untuk mengedukasi publik tentang peran mendasar sektor pertambangan dalam peradaban modern.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa setiap kemudahan dan kemajuan teknologi yang dirasakan hari ini tidak lepas dari dukungan sektor mineral pertambangan," ujarnya.

Dia mencontohkan kabel tembaga, energi batu bara hingga aluminium yang ringan dan kuat, semua merupakan wujud nyata kontribusi industri tambang bagi peradaban.

Konsep booth MIND ID dibagi ke dalam empat zona tematik yang merepresentasikan perjalanan transformasi peradaban.

Zona pertama, 'Connect the World', menggambarkan transformasi komunikasi — dari telepon kaleng sederhana menuju konektivitas global melalui smartphone modern.

Di zona ini, pengunjung diajak merasakan betapa mineral seperti aluminium, tembaga, nikel, timah, dan grafit berperan penting dalam membentuk era digital saat ini. 

Zona kedua, 'Power of Transformation', menampilkan pergeseran energi dari batu bara menuju sumber energi berkelanjutan.

Pengunjung dapat berinteraksi dengan miniatur kereta, di mana “dummy batu bara” menjadi simbol awal peradaban industri yang kini berkembang menuju energi bersih.

Baca juga: Januari-September 2025, Indonesia Kantongi Investasi Baru Rp 1.434 Triliun

Pembakaran batu bara saat ini, dapat menghasilkan energi yang lebih besar dengan emisi gas rumah kaca yang dengan lebih rendah. 

Zona ketiga, 'Write the Future', merekam perubahan dari mesin ketik menuju kecerdasan digital.

Dengan menyentuh touchpad, pengunjung dapat melihat merasakan bagaimana teknologi digital mempercepat dan mempermudah penyampaian penyusunan, penyampaian, hingga pengolahan informasi. 

Baca juga: Dirjen Minerba Tanggapi Usulan Penghentian Ekspor Emas untuk Kebutuhan Pasar Domestik

Zona terakhir, 'Light the Life & Move the Future', menghadirkan perjalanan transisi sumber energi menjadi lebih ramah lingkungan. Simulasi perbedaan antara mobil konvensional dan mobil listrik menegaskan arah masa depan industri yang lebih hijau dan efisien.

Menurutnya, transformasi industri bukan sekadar perubahan teknologi, melainkan perubahan peradaban manusia yang merupakan dukungan krusial dari mineral tambang. 

Mineral pertambangan mulai dari bauksit, tembaga, nikel, timah, hingga batu bara akan terus menjadi tulang punggung bagi kelanjutan transformasi industrialisasi masa depan.

 

 

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved