Rabu, 15 April 2026

Industri Pertambangan Nasional Diminta Jalankan Operasional yang Berpegang pada Aspek Keberlanjutan

Industri pertambangan nasional diminta menjalankan praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan demi menjaga kelestarian sumber daya alam.

dok. Serambi Indonesia/Rizwan
INDUSTRI SEMEN - Praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan diminta untuk dijalankan industri nasional sebagai upaya menjaga kelestarian sumber daya alam.  

 

Ringkasan Berita:
  • Praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan meliputi aspek teknis pertambangan, lingkungan, hingga efisiensi penggunaan energi.
  • Asean Mineral Awards menjadi barometer penerapan praktik pertambangan terbaik di kawasan Asia Tenggara.
  • Inovasi pemantauan tambang terpadu dibutuhkan untuk mewujudkan operasional pertambangan yang efektif dan efisien.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri pertambangan nasional diminta menjalankan praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan demi menjaga kelestarian sumber daya alam.

Praktik pertambangan yang baik dan berkelanjutan adalah praktik penambangan yang bertanggung jawab dengan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi, serta memastikan kebutuhan masa kini terpenuhi tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Direktur Operasi Semen Indonesia, Reni Wulandari mengatakan, perseroan bersama anak usaha konsisten menjalankan operasional pertambangan dengan berpegang pada aspek-aspek keberlanjutan.

Hal tersebut meliputi aspek teknis pertambangan, lingkungan, efisiensi penggunaan energi, kesejahteraan masyarakat, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3), yang sejalan dengan Good Mining Practices dan Sustainability Roadmap SIG 2030.

Hal ini terbukti dari PT Solusi Bangun Andalas selaku unit usaha perseroan yang beroperasi di Lhoknga, Aceh Besar, meraih peringkat 1st Runner Up kategori Best Practices in Sustainable Mineral Development Mineral Mining (Non-Metallic) pada ajang ASEAN Mineral Awards 2025 yang diselenggarakan di Vientiane, Republik Demokratik Rakyat Laos pada awal Oktober 2025.

"ASEAN Mineral Awards merupakan pengakuan internasional yang semakin mempertegas keunggulan SIG dan entitas bisnisnya dalam menjalankan pertambangan berkelanjutan," kata Reni dikutip Selasa (21/10/2025).

Asean Mineral Awards merupakan ajang yang menjadi barometer penerapan praktik pertambangan terbaik di kawasan Asia Tenggara.

Digelar dua tahun sekali oleh ASEAN melalui ASEAN Senior Officials Meeting on Minerals (ASOMM), ajang ini menyoroti kinerja perusahaan dalam penerapan praktik terbaik pengelolaan sumber daya mineral secara berkelanjutan dengan kriteria penilaian mencakup aspek pengelolaan lingkungan, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, efisiensi energi, manfaat sosial bagi masyarakat, serta upaya keberlanjutan dalam menjaga kelestarian sumber daya alam.

Dalam operasional tambangnya di Aceh, kata Reni, Solusi Bangun Andalas menerapkan Lhoknga Quarry Integrated Monitoring and Database System (LINDA), sebuah inovasi pemantauan tambang terpadu untuk mewujudkan operasional pertambangan yang efektif dan efisien.

Ia menyebut, inovasi ini membantu dalam pelacakan GPS kendaraan berat sehingga lebih optimal, mitigasi risiko melalui peringatan dini terjadinya longsor, serta memberikan basis data pemantauan terintegrasi.

"Inovasi ini membantu perusahaan dalam efisiensi penggunaan sumber daya, meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja, dan mengurangi dampak lingkungan," paparnya.

 

Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved