Jumat, 17 April 2026

Relokasi Pipa Gas di Jalan Gorowong Karawang Jabar Rampung dalam 60 Jam

Relokasi merupakan bagian dari dukungan PGN terhadap pembangunan Underpass Gorowong yang merupakan proyek strategis Pemkab.

PGN
RELOKASI PIPA GAS - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui Sales Operation Region II (SOR II) telah menyelesaikan relokasi jaringan pipa gas bumi berdiameter 16 inch di Jalan Gorowong, Kecamatan Karawang Timur. PGN menyelesaikan pekerjaan ini dalam waktu 60 jam, lebih cepat dari estimasi 80 jam yang direncanakan. 

Ringkasan Berita:
  • Relokasi bagian dari dukungan PGN terhadap pembangunan Underpass Gorowong yang merupakan proyek strategis Pemerintah Kabupaten Karawang.
  • Selama pekerjaan berlangsung, aliran gas bumi kepada pelanggan rumah tangga disebut tetap aman dan tidak terganggu.
  • Seluruh proses dilaksanakan dengan standar HSSE tertinggi.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui Sales Operation Region II (SOR II) telah menyelesaikan relokasi jaringan pipa gas bumi berdiameter 16 inch di Jalan Gorowong, Kecamatan Karawang Timur, Jawa Timur.

Penyelesaian ini dengan lebih cepat dari target waktu, aman, dan tanpa gangguan layanan gas bumi kepada pelanggan rumah tangga.

Relokasi ini merupakan bagian dari dukungan PGN terhadap pembangunan Underpass Gorowong yang merupakan proyek strategis Pemerintah Kabupaten Karawang.

Baca juga: KPK Tetapkan Komisaris Utama PT IAE Arso Sadewo Tersangka Korupsi Jual Beli Gas PGN

Area Head PGN Karawang, Wuriana Irawati, mengatakan bahwa pihaknya menyelesaikan pekerjaan ini dalam waktu 60 jam, lebih cepat dari estimasi 80 jam yang direncanakan.

"Semua tahapan dijalankan dengan perencanaan matang, pengawasan ketat, serta koordinasi yang solid antarinstansi," kata Wuriana dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (23/10/2025).

Selama pekerjaan berlangsung, aliran gas bumi kepada pelanggan rumah tangga disebut tetap aman dan tidak terganggu.

PGN memastikan seluruh langkah antisipatif berjalan efektif berkat dukungan teknis yang kuat, komunikasi yang baik, serta sistem pengawasan yang ketat di lapangan.

Adapun pelanggan di wilayah terdampak proyek yang tetap menerima pasokan gas secara normal meliputi 9.559 pelanggan Rumah Tangga (RT) dan 7 Pelanggan Kecil (PK/UMKM).

Untuk menjaga keandalan pasokan, PGN menyiapkan sistem back-up CNG (Compressed Natural Gas) yang disuplai oleh PT Gagas Energi Indonesia menggunakan GTM (Gas Transport Module) berkapasitas 10 Ft @800 m⊃3;.

Selama pekerjaan berdurasi 60–80 jam, kebutuhan gas back-up setara dengan kurang lebih 10.000 m⊃3;, memastikan pasokan tetap stabil bagi seluruh pelanggan RTPK.

"Meskipun ada pembangunan besar di sekitar mereka, PGN memastikan layanan gas tetap berjalan normal. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami sebagai penyedia energi nasional,” ujar Wuriana.

Sosialisasi Sebelum Pengerjaan

Sebelum pelaksanaan pekerjaan, PGN melakukan sosialisasi langsung kepada pelanggan terdampak untuk menjelaskan jadwal, durasi, serta langkah antisipasi selama proses relokasi.

PGN juga melakukan pemantauan harian (daily update) atas progres pekerjaan untuk memastikan transparansi, efisiensi, dan keselamatan kerja tetap terjaga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved