Menjelang 2026, Arus Wisatawan Indonesia ke Vietnam Diprediksi Naik
Minat perjalanan wisatawan Indonesia ke Vietnam cenderung meningkat dari tahun ke tahun dengan makin banyaknya pilihan penerbangan.
Ringkasan Berita:
- Vietnam menjadi salah satu negara ASEAN dengan pertumbuhan kunjungan WNI tercepat sejak 2022–2024.
- Vietnam masuk dalam 10 besar destinasi yang paling cepat tumbuh untuk turis Indonesia di kawasan Asia.
- Kunjungan wisatawan Indonesia ke Vietnam didominasi wisata kuliner, belanja, sejarah, dan pantai seperti kawasan HCMC, Hanoi, Danang, Nha Trang, Phu Quoc.
TRIBUNNEWS.COM - Minat perjalanan wisatawan Indonesia ke Vietnam cenderung meningkat. Dari Indonesia, rute Jakarta dan Bali menjadi jalur yang banyak dimanfaatkan wisatawan untuk menuju sejumlah kota utama seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City.
Kedua kota tersebut dikenal dengan kekayaan budaya, dinamika urban, serta suasana liburan akhir tahun yang meriah.
Menurut Vietnam National Authority of Tourism (VNAT) jumlah wisatawan Indonesia ke Vietnam 2023 mencapai 155.000 orang. Angka ini naik lebih dari 3 kali lipat dibanding 2022 yang sekitar 50.000 orang.
Sementara di 2024 laporan VNAT dan laporan Kementerian Pariwisata Indonesia menyebutkan wisatawan Indonesia ke Vietnam tahun 2024 mencapai 210.000–230.000 orang.
Vietnam masuk dalam 10 besar destinasi yang paling cepat tumbuh untuk turis Indonesia di kawasan Asia.
Mendukung upaya menggenjot wisatawan Indonesia ke Vietnam, Vietjet pada periode 24–30 November 2025 menggelar program “Thank Yourself with Festive Flights – Let’s Vietjet!” di penerbangan internasionalnya.
Selain kebijakan tarif, maskapai menyediakan bagasi terdaftar 20 kilogram untuk seluruh penumpang sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi mengenai rute dan periode yang tercakup dapat ditemukan di laman resmi perusahaan.
Maskapai juga menginformasikan ketersediaan eSIM dengan kuota data tertentu bagi pembelian tiket hingga 31 Desember 2025, dikutip dari pernyataan pihak maskapai, Selasa (25/11/2025).
Untuk penerbangan domestik di Vietnam, maskapai membuka opsi peningkatan kelas ke SkyBoss dan kelas Bisnis dengan tarif yang telah ditetapkan.
Fasilitas ini berlaku hingga 31 Januari 2026 dan mencakup akses layanan prioritas serta sejumlah fasilitas tambahan.
Sebagai destinasi, Vietnam terus menarik minat wisatawan dengan ragam lanskap mulai dari pusat kota Ho Chi Minh City, kawasan budaya Hanoi, hingga wilayah pantai seperti Da Nang, Nha Trang, dan Phu Quoc.
Baca juga: 10 Negara di Zona Schengen Eropa yang Penduduknya Mahir Berbahasa Inggris, Turis Tak Perlu Khawatir
Jaringan internasional maskapai tersebut juga terhubung ke berbagai negara di Asia Pasifik, sehingga mempermudah perjalanan lanjutan.
Melalui kampanye akhir tahun ini, Vietjet menekankan pesan mengenai pentingnya meluangkan waktu untuk beristirahat dan menghargai diri sendiri.
Sejumlah penerbangan hingga Februari 2026 dijadwalkan menghadirkan hiburan tematik, termasuk perayaan Natal, Tahun Baru, Hari Valentine, dan Tahun Baru Imlek, dengan aktivitas khusus di beberapa penerbangan.
Baca juga: Januari-September 2025, Jumlah Perjalanan Wisatawan Nusantara Naik 18 Persen Jadi 901 Juta Orang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/vietnam-hanoi.jpg)